Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Jukung Dihantam Gelombang, 1 Nelayan Desa Air Kuning Hilang
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Cuaca buruk yang terjadi pada Kamis (12/08/2021) pagi memakan korban jiwa seorang nelayan di Desa Air Kuning Kecamatan Jembrana. Sebuah jukung nelayan terbalik setelah dihantam gelombang di perairan Desa Air Kuning, dan seorang nelayan berhasil selamat, sementara satunya lagi masih belum ditemukan.
Peristiwa nahas itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 06.00 WITA. Saat itu jukung Sekar Mawar yang digunakan melaut oleh dua orang nelayan, Suhairi (42) dan Asrul Salim (26) memasuki perairan Air Kuning, Kecamatan Jembrana.
Saat kembali dari melaut, dan sudah hampir sampai ke daratan gelombang besar menghantam jukung hingga terbalik seketika. Usai terbalik, Asrul Salim berhasil menyelamatkan diri. Sedangkan Suhairi hingga saat ini masih belum ditemukan.
Menurut Koordinatot SAR Jembrana Dewa Hendri Gunawan mengatakan, satu korban berhasil selamat, yakni Azrul Salim asal Banjar Tengah, Desa Air Kuning. Saat ini personel SAR sedang melakukan pencarian di lokasi korban hilang.
"Satu orang masih dalam pencarian, atas nama Suhairi asal Banjar Munduk, Desa Air Kuning. Tim SAR sudah turun melakukan penyisiran," jelasnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5887 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4617 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2586 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2230 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2206 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan