Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 7 Oktober 2026
Harga Telur Terjun Bebas Dipicu Investor Asing
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Harga telur ayam saat ini ditengarai terjun bebas di pasaran.
Ketua Paguyuban Peternak Rakyat Nusantara (PPRN) Alvino Antonio mengungkap penyebab anjloknya harga telur di pasaran dalam beberapa waktu terakhir.
Alvino menyebut, penurunan harga telur sendiri dipicu oleh keberadaan investor asing yang turut andil dalam kegiatan budi daya sektor perunggasan. Akibatnya terjadi over supply di pasaran yang membuat harga telur jatuh cukup dalam.
"Penurunan (harga) karena Over supply (telur). Terjadi sejak perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) integrator ikut berbudidaya dalam jumlah supply yang tidak terkendali," ujarnya dikutip dari Merdeka.com, Sabtu (11/9).
Akibatnya, harga telur produksi peternak rakyat terjun bebas. Bahkan, penurunan harga telur mencapai Rp6.000 per kilogram (kg).
"Padahal, harga pokok produksi peternak rakyat Rp 21.000 per kg. Harga telur sekarang Rp 15.000 sampai 16.000 per kg," jelasnya.
Oleh karenanya, di mendesak pemerintah untuk segera turun tangan dengan melarang integrator berbudidaya untuk mencegah terulangnya banjir stok telur.
Cara lainnya, pemerintah bisa menerapkan skema pembagian market, misalnya pasar tradisional untuk peternak rakyat dan integrator marketnya industri horeka (hotel restaurant katering dan olahan).
"Dan kami minta dibuatkan perpres yang melindungi peternak rakyat mandiri sesuai dengan undang-undang," tambahnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1469 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1236 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 685 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 577 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 547 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung