Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Terbaru, Bali Hanya Terima Wisman 19 Negara, Ini Daftarnya
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pembukaan penerbangan internasional atau Open border ke Bali resmi akan dilakukan Kamis (14/10). Pada tahap awal ini, Bali akan menerima 19 negara saja. Demikian dikatakan Kepala Kesehatan Kodam IX/ Udayana, Kolonel CKM dr. I Made Mardika yang diwawancarai Rabu (13/10).
Hal itu dibahas dalam video konferensi terbatas bersama Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, bersama pihak terkait pada Rabu sore. Kata dia, negara itu yakni Saudi Arabia, United Arab Emirates, Selandia Baru, Kuwait, Bahrain, Qatar, China, India Jepang, Korsel, Liechtenstein, Italia, Prancis, Portugal, Spanyol, Swedia, Polandia, Hungaria, Norwegia.
Dalam pertemuan daring itu, Menko Luhut menegaskan 19 negara itu berlaku untuk penerbangan langsung ke Bali dan Kepulauan Riau. Dia menegaskan, wisatawan mancanegara ke Bali wajib mengikuti karantina selama lima hari.
Karantina itu dilakukan dengan biaya mandiri, sebab pemerintah tidak menganggarkan dana untuk itu. Sebelum kedatangan, hanya pelaku perjalanan internasional yang masuk ke Bali dan Kepri yang harus memiliki asuransi kesehatan dengan nilai pertanggungan minimal setara Rp1 Miliar dan mencakup pembiayaan penanganan Covid-19.
"Saya minta Kemenkes, Kemlu, Kemenhub, Kemenparekraf, BPNB, bersama Gubernur, Pangdam dan Kapolda Bali berkoordinasi dengan semua pihak untuk menyelesaikan segala persiapan teknis kedatangan perjalanan internasional ke Bali," tegasnya.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3307 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 779 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 717 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman