Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
3 Alasan Hentikan Kebiasaan Olahraga Sebelum Tidur
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beberapa orang mungkin tidak punya pilihan lain untuk melakukan olahraga di malam hari, karena aktivitas harian yang sangat padat. Tapi, sebuah studi baru menyarankan Anda untuk berhenti olahraga di malam hari.
Karena, studi baru ini menemukan olahraga sebelum tidur bisa mempengaruhi detak jantung dan siklus tidur Anda secara negatif. Jika Anda olahraga secara teratur tetapi melakukannya pada waktu yang salah, Anda tidak akan mendapatkan manfaat kesehatan apapun.
Olahraga larut malam bisa memberikan efek buruk pada kesehatan Anda. Sebelumnya, olahraga di malam hari disebut bisa melelahkan dan membantu tidur lebih nyenyak, tapi studi baru ini justru menemukan hal sebaliknya.
Studi baru menemukan olahraga larut malam bisa meningkatkan detak jantung dan mengganggu tidur Anda. Umumnya, olahraga membuat Anda dehidrasi, melepaskan hormon stres dalam tubuh dan membuat Anda lebih waspada.
Karena, hormon stres menghentikan produksi melatonin, yang merupakan hormon tidur. Berikut ini dilansir dari Times of India, tiga penyebab Anda tidak boleh olahraga larut malam.
1. Tingkat kewaspadaan meningkat
Saat Anda berolahraga, kelenjar adrenal akan diaktifkan untuk menghasilkan adrenalin, yang dikenal sebagai epinefrin. Kelenjar adrenal ini bisa memicu jantung di gigi atas dan menyebabkan peningkatan detak jantung. Selain itu, kelenjar ini juga akan meningkatkan kadar oksigen dan aliran darah di otot yang bisa mengganggu tidur.
2. Merangsang sistem saraf
Olahraga yang intens dapat merangsang sistem saraf dan meningkatkan detak jantung, yang membutuhkan waktu untuk kembali normal. Hal ini bisa mengganggu tidur Anda.
Beberapa latihan intens termasuk berlari, berenang, bersepeda, dan angkat besi berat. Sistem saraf membutuhkan waktu untuk memulihkan diri. Karena, olahraga itu merupakan komponen penting untuk koordinasi tangan-kaki-mata. Ketika sistem saraf bekerja berlebihan, itu dapat menyebabkan tubuh bergoyang dan gemetar, sehingga menyebabkan nyeri otot, nyeri, dan kurang tidur.
3. Pertumbuhan otot
Saat Anda melakukan latihan yang intens, ini akan berisiko menyebabkan otot Anda patah dan robek. Istirahat adalah cara utama untuk menyehatkan otot dan meningkatkan pertumbuhannya. Karena, olahraga sebelum tidur dapat mengganggu tidur Anda dan mengganggu proses pertumbuhan otot.
Para ahli pun menyarankan 3 cara sederhana untuk memerangi efek negatif dari olahraga larut malam, antara lain:
- Pastikan Anda olahraga setidaknya 3 jam sebelum tidur.
- Mandi air panas untuk mengendurkan otot-otot Anda.
- Nyalakan beberapa minyak esensial di kamar tidur Anda atau campurkan beberapa dalam air mandi untuk efek relaksasi.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4641 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan