Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 16 Oktober 2026
Berturut-turut, Satpol PP Gianyar Giring 2 Pemuda Ngamuk ke RSJ
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Sejak Selasa (19/10) dan Rabu (20/10) di lokasi berbeda, Satpol PP Kabupaten Gianyar berturut-turut menerima permintaan pengamanan pemuda ngamuk.
Kedua pemuda pun telah diantar ke RSJ Bangli untuk diperiksa kejiwaannya. Kepala Satpol PP Gianyar, Made Watha, membeberkan, kejadian pertama berlangsung Selasa (19/10) pukul 09.30 WITA.
Pemuda depresi, I Kadek Muliata, 23, mengamuk di rumahnya di Banjar Munduk, Desa Siangan, Kecamatan Gianyar. "Dia mengamuk tanpa membawa senjata tajam," ujar Watha.
Muliata sempat memukul benda di rumahnya. Keluarga yang khawatir dengan kondisinya langsung melapor ke aparat desa setempat. Kemudian dari desa melaporkan kejadian itu kepada Satpol PP.
"Kami cepat atensi untuk berikan rasa nyaman dan aman kepada keluarga serta lingkungan setempat," jelasnya.
Dikatakan, Muliata ini memang punya riwayat gangguan kejiwaan sejak dulu. "Ini tergolong wajah baru, yang bersangkutan sudah kami amankan dibawa ke Bangli atas persetujuan keluarga," ujarnya.
Saat mengamankan Muliata, petugas yang terjun sebanyak 6 orang dibantu oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
Di bagian lain, pemuda depresi, Nyoman Juli Anggara, 20, warga Banjar/Desa Belega, Kecamatan Blahbatuh juga mengamuk di rumahnya.
Juli mengamuk pada Rabu (20/10) pukul 10.00 WITA. Sebelum meresahkan keluarga dan masyarakat setempat, petugas Satpol PP turun ke lokasi. Pemuda itu kemudian diamankan. Kedua tangannya diikat kemudian dimasukkan ke mobil Satpol PP.
Watha yang mantan Kepala Dinas Sosial itu menambahkan, ada tiga faktor orang gangguan jiwa mengamuk. "Biasanya pengalaman kami tangani, pertama, kalau dia wajah lama biasa pil-nya habis karena dia terus menerus minum tidak boleh putus," ungkapnya.
Yang kedua, terjadi karena situasi dan kondisi di rumah dan masalah ekonomi. "Ketiga, kalau yang bersangkutan wajah baru, biasanya masalah ekonomi dan masalah sosial serta situasi dan kondisi di keluarga," terangnya.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4399 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2057 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1933 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1586 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1429 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan