Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
AWK Ungkap Arti Nama Bali "Ratu Niang Sukmawati"
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Setelah pelaksanaan prosesi Sudhi Wadani, Putri Presiden Soekarno, Diah Mutiara Sukmawati Sukarnoputri resmi menyandang nama Bali 'Ratu Niang Sukmawati'.
Mengenai nama tersebut, Sukmawati meminta senator DPD RI Dr IGN Arya Wedakarna MWS atau Arya Wedakarna (AWK) untuk menjelaskannya. "Ini saya kira pak Arya yang jelaskan deh," ujarnya dalam jumpa pers di The Soekarno Center, Desa Adat Mancawarna, Tampaksiring, Gianyar, Bali, Selasa (26/10) sore.
Menurut Arya Wedakarna, nama Ratu Niang bukan hal berlebihan bagi sosok Sukmawati yang cucu Ida Ayu Nyoman Rai Srimben, putri Proklamator RI Soekarno, serta pernah hidup di keraton.
"Maka dari itu tidak ada suatu hal yang surprise. Niang itu nenek, ninik. Ratu merupakan tanda kehormatan. Seperti kita di Bali, memanggil Ratu Biang. Tapi, mau dipanggil mba, ibu terserah saja," ujarnya.
Putri ketiga Proklamator RI Dr Ir Soekarno ini mengaku tepat di usia 70 tahun berketetapan hati kembali pada Agama leluhur yakni eyang putrinya Ida Ayu Nyoman Rai Srimben.
Namun pergolakan untuk memeluk Hindu sudah dirasakan selama 66 tahun terakhir. Berawal saat Sukmawati di usia 4 tahun, merasa layak menjadi penari Bali.
"Jadi di usia ini, saya sudah berketetapan hati kembali ke Agama leluhur," ungkapnya.
Sukmawati mengaku sejak kecil sudah cinta terhadap seni budaya Bali. "Ini merupakan suatu proses perjalanan panjang menjadi Hindu Bali. Kurang lebih 66 tahun, proses panjang memutuskan sebagai penganut Hindu," jelasnya.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang