Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Layang-Layang Kreasi Hiasi Langit Pesisir Pengambengan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kite Festival (Lomba layang-layang) di pesisir Desa Pengambengan diadakan oleh YDT (Yakin Dan Tekun Kite Team) bekerjasama dengan sponsor penggiat kuliner Banjar Sebual, Desa Dangintukadaya.
Ketua Panitia Agung Kade Suarnyana mengatakan, tujuan kegiatan di masa pandemi ini untuk tetap menggairahkan kreasi terutama dari bentuk dan konfigurasi layangan, namun tetap mematuhi prokes ketat bagi para peserta. Ide yang dirintis kelompok YDT, harapannya untuk mengenalkan laut di pesisir Desa Pengambengan sebagai obyek wisata yang perlu dikembangkan.
"Dengan tujuan mengenalkan Kabupaten Jembrana justru wisata pesisir yang justru anginnya bangus digunakan acara festival layangan. Kreasi layanan terdiri dari berbagai jenis model celepuk motif, bebean plastik, celepuk airbrush, buntut plastik, bebean big size, bebean remaja dan janggan dewasa. Bahan kain dan plastik bermotif kreasi Bali," ujar Agung.
Ia juga menambahkan, pengembangan tempat wisata ini justru segera dilirik pemerintah daerah untuk dijadikan sarana wisata dan kreasi bagi para pecinta layangan. Meski dari sisi pembiayaandan hadiah tropi serta uang pembinaan terbilang kecil, kegiatan ini tak menyurutkan para peserta yang juga diramaikan peserta di luar dari Jembrana, ada yang dari Tabanan, Denpasar dan ada pula yang dari kabupaten Gianyar.
Kegiatan ini mengambil tema Temu Kangen bagi pecinta layangan terutama di Kabupaten Jembrana sebagai penyelenggara.
"Butuh dukungan secara program untuk kegiatan festival layang-layang ini dengan penuh harapan, dengan kondisi lokasi yang masih banyak sampah. Panitia bersama peserta lomba juga melakukan baksos bersihkan sampah yang menumpuk. Padahal lokasi ini justru sangat menarik selain wisata dan kreasi perlu dipermak juga wisata kuliner khas pesisir," pungkas Agung.
Sementara itu, salah satu peserta, Yuda Nata dari Desa Perean Baturuti Kabupaten Tabanan, mengatakan sangat bangga bisa hadir di Kabupaten Jembrana sebagai peserta lomba dan harapan Pandemi di Bali segera berakhir dengan harapan dibukanya obyek wisata dengan prokes sesuai aturan pemerintah.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5839 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2565 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2209 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2192 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan