Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Bocah 6 Tahun Asal Jembrana Lihai Bermain Gambelan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Di masa pandemi covid-19 saat ini tidak semua anak anak bisa memanfaatkan wakunya untuk belajar dan menekuni hobi yang dimilikinya. Bahkan anak anak sekang lebih cenderung ke teknologi seperti main gadget.
Namun berbeda dengan seorang anak di Kecamatan Melaya, Jembrana. Bak seorang pria dewasa, seorang bocah yang berumur 6 tahun dengan lihai dan merdu memainkan gambelan Bali (Gong) yang biasa digunakan saat upacara keagamaan umat Hindu.
Bocah tersebut bernama I Komang Daffin Rafrinda Gama yang bertempat tinggal di Banjar Adat Pangkung Tanah Kangin Desa Melaya Jembrana. Anak yang baru kelas 1 SD tersebut juga ikut dalam sekaa yang diberi nama Sekaa Gong Lila Winangun.
Dengan adanya semangat dari anak tersebut yang ikut berlatih megambel bisa memotivasi anak sebayanya, jarang anak seusianya ada yang mau belajar melatih diri untuk bisa memainkan alat gamelan.
Menurut pelatih gong I Nyoman Sukadana, dengan adanya anak-anak yang ikut berlatih megambel, ini sebagai motivasi kepada anak lainnya agar ikut berlatih megambel. Pihaknya rutin berlatih setiap 1 minggu sekali.
“Di Jaman teknologi yang sudah modern seperti sekarang memang jarang anak-anak mau berlatih megambel. Saya sangat berharap anak-anak muda supaya bisa aktif berlatih dan tentunya ada bimbingan dari kami,” terangnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan