Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
Bocah Penjual Koran Tertidur di Depan Mal Bikin Publik Miris
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Masa kanak-kanak harusnya menjadi masa bermain dan belajar. Sayangnya tak semua anak memiliki kesempatan beruntung tersebut.
Seperti yang terekam dalam video TikTok @vaynee di mana memperlihatkan anak yang tertidur di depan mal sambil memangku dagangan korannya.
"Ketemu adik-adik jualan koran di GM [Galaxy Mal Surabaya]," tulis akun tersebut.
"Semoga besar nanti jadi orang sukses," imbuh akun tersebut.
Dalam video tersebut, seorang pria membrikan beberapa lembar uang Rp50 ribuan sambil memabangunkan anak tersbeut.
Anak tersebut menerima uangnya sambil setengah sadar dan menyimpan uang yang diterimanya ke saku baju. Usai terbangun, anak penjual koran itu ngemil camilan dan kembali terjaga.
Video yang ditonton lebih dari 8,2 juta kali itu mendapatkan berbagai komentar dari warganet.
"Kasihan anak sekecil itu sudah cari uang," komentar warganet.
"Ngeri banget itu nanti kalau dipalak orang gimana, semoga sukses saat besar ya dek," imbuh warganet lain.
"Ya Allah dari tingkahya kelihatan banget dapat uang langsung simpan, mungkin kebiasaan dipalak adiknya," tambah warganet lain.
"Sedih miris banget anak sekecil itu, dipaksa menjadi dewasa oleh keadaan," tulis warganet di kolom komentar.
"Dik ya Allah, jadi pingin tak peluk kasihan banget," timpal lainnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5332 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3441 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2251 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1035 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan