Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 7 Mei 2026
Depresi, Bule Belanda Rusak Minimarket di Prerenan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Minimarket Circle K di kawasan Pererenan Mengwi Badung, dirusak oleh seorang bule Belanda bernama Fransisco Smith alias Yannick (26).
Bule yang diketahui depresi itu mengamuk dan memecahkan kaca pintu toko hingga hancur berantakan. Peristiwa itu terjadi Senin 6 Desember 2021 pagi. Terlihat Fransisco datang ke minimarket Circle K di kawasan Pererenan Mengwi, seorang diri. Belum diketahui apa penyebab mengamuknya bule tersebut.
Ada yang menduga Fransisco lagi mabuk dan ada yang mengatakan ia datang karena kelaparan. Soal ini, Kapolsek Mengwi AKP I Nyoman Darsana membenarkan Fransisco sudah diamankan oleh bhabinkamtibmas dan Satpol PP Badung. Ia diamankan karena memecahkan kaca pintu toko Circle K.
"Saat kejadian dia sudah diamankan karena berulah," ungkap AKP Darsana, Selasa 6 Desember 2021.
Diungkapkannya, Francisco datang ke minimarket Circle K untuk meminta minuman dan roti pada Minggu (5/12) sekitar pukul 23.55 WITA. Pasalnya, Fransisco mengaku sudah tidak punya uang lagi akibat terkena dampak pandemi covid-19.
"Dia datang ke minimarket maunya minta roti karena sudah tidak ada uang," ujarnya.
Namun, lantaran sudah larut malam minimarket tersebut sudah tutup. Sehingga penjaga toko enggan memberikan makanan dan memintanya untuk datang kembali keesokan harinya.
"Kalau soal dia mabuk saya tidak tahu. Tapi dari keterangan bhabinkamtibmas dia minta minum air mineral, bukan alkohol. Tapi karena toko tutup, penjaga tidak memberikannya," terang AKP Darsana.
Nah, keesokan harinya sekitar pukul 08.00 WITA, Fransisco benar benar memenuhi janjinya datang lagi. Kali ini dia datang sambil mengamuk memecahkan kaca pintu toko hingga hancur berantakan.
Setelah itu, dia langsung pulang ke vila tempatnya tinggal daerah Banjar Pengembangan, Pererenan. Namun tas miliknya ditinggal di lokasi.
Penjaga yang mengetahui pintu toko dipecahkan segera melaporkan ke pihak bhabinkamtibmas setempat.
Hasil penyelidikan, Fransisco diamankan di tempat tinggalnya di Pererenan. Disana ada juga temannya dari Belanda bernama De Goerderen Nikolaus (26) ikut memberikan klarifikasi.
Ketika diperiksa, Fransisco tidak mau bicara sedikit pun. Belakangan diketahui ternyata bule ini mengamuk karena mengalami depresi.
"Kata temannya, Fransisco sudah tiga hari depresi karena kehabisan uang. Ini akibat situasi covid-19, mungkin mau pulang juga tidak bisa, setelah ditolak minta minum itu jadinya begini," sebutnya.
Dalam kondisi depresi saat diamankan, Francisco terus mengamuk tidak jelas. Sehingga dia diserahkan ke Satpol PP Badung dan lanjut dibawa ke RSD Mangusada, Kapal, Mengwi untuk dirawat.
Untuk kasus pengerusakan di pintu toko berakhir damai. Teman bule tersebut bersedia mengganti kerugian. Bahkan pihak toko tidak melaporkan kejadian.
"Antara pihak toko dan teman bule itu sudah damai karena bule itu depresi bukan mau merampok," bebernya.
Sementara ini kata Kapolsek Darsana, pihak Satpol PP disebut sedang berkoordinasi dengan Konsulat Belanda dan Imigrasi untuk proses selanjutnya. Dari pihak Konsulat Belanda menyarankan Francisco agar dirujuk ke RSUP Sanglah Denpasar karena sudah memiliki MoU.
Keterangan terpisah, Kasatpol PP Badung, IGA Ketut Suryanegara membenarkan Fransisco sudah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan penanganan medis.
"Dia sudah bawa ke RSUD Mangusada Kapal saja karena depresi," ujarnya kepada wartawan.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 644 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 607 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 453 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 443 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik