Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 24 Oktober 2026
Viral Mobil Terperosok Akibat Tutup Sumur Resapan Ambles
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sebuah cuitan warganet tentang keluhan tutup sumur resapan yang ambles menjadi perbincangan publik.
Cuitan tersebut ditulis oleh akun Twitter @arnold5508, Rabu (8/12/2021). Dalam cuitan tersebut, pemilik akun memperlihatkan ban mobil yang terperosok ke dalam lubang sumur resapan.
Kejadian tersebut terjadi lantaran tutup sumur resapan yang ambles hingga membuat ban mobil terperosok. Ban mobil tersebut tampak tersangkut dan terperosok ke dalam lubang sumur resapan air.
Diketahui, lubang sumur resapan air tersebut ambles lantaran ditutup menggunakan aspal. Pemilik akun tersebut kemudian menyentil Gubernur Anies Baswedan terkait kualitas tutup sumur resapan air.
Sebab apabila dibiarkan, hal tersebut berisiko dan berbahaya bagi pengendara yang melintas. Pemilik akun Twitter mengatakan kejadian tersebut terjadi di daerah Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
Sumur resapan air yang ditutup menggunakan aspal, ambles saat sebuah mobil melintas.
Alhasil, ban mobil bagian belakang tersebut terperosok ke dalam lubang sumur resapan.
"Tragedi, fakta setelah bak kolam resapan modular di Bona Indah Lebak Bulus di Jakarta Selatan ditutup aspal terjadi drama pada foto akibat kualitas pekerjaan dan pengawasan sembrono," tulisnya.
Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta melalui akun Twitternya langsung menanggapi laporan tersebut.
"Terima kasih atas laporannya, dapat kami sampaikan bahwa perbaikan sedang dilaksanakan oleh penyedia di lokasi pekerjaan tersebut. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, terima kasih," ujar akun @DinasSDAJakarta.
Komentar Warganet
Laporan viral tersebut langsung menuai reaksi dan komentar dari warganet.
"Haha tidak salah lagi. Beton tutup lubang pakai besi 8 mm? Saran saya nih, seluruh sumur resapan yang dipasang Anies harus dibongkar ulang," kata warganet.
"Nggak perlu nunggu di masa depan, udah jadi jebakan maut di masa sekarang. Yang punya mobil bisa ajukan gugatan publik itu untuk ganti rugi," balas warganet.
"Ini kalau kejadiannya kena motor, kayaknya bakal jatuh keguling deh pengendaranya," komentar warganet.
"Tuntut aja Pemprovnya, agar menjadi pelajaran buat mereka. Supaya besok-besok bisa berpikir dengan waras dan wajar jika akan mengerjakan suatu proyek. Setiap proyek itu harusnya melibatkan tenaga ahli beneran, aspek safety diperhatikan, transparan lelang kontraktor dan biaya," imbuh warganet.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5563 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4574 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2495 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2169 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2167 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan