Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 8 September 2026
Pertamina Ajak Ribuan Mahasiswa Siapkan Talenta Energi Masa Depan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mengajak ribuan mahasiswa mempersiapkan kompetensi dan kapasitas diri untuk menghadapi tantangan sektor energi sekaligus mendukung ketahanan energi nasional. Pesan tersebut disampaikan melalui sesi Energizing Talks-Youth Stage dalam rangkaian Roadshow Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026 di Auditorium Mokodompit, Universitas Halu Oleo, Kendari, Senin, 7 September 2026.
Mengusung tema Energizing Acceleration for Future Impact dengan semangat Move Faster, Impact Further, kegiatan tersebut digelar secara hybrid dan diikuti ribuan peserta secara luring maupun daring.
Melalui Energizing Talks-Youth Stage, Senior Manager External Communication & Stakeholder Relations PHE Fitri Erika menjelaskan peran PHE dalam kegiatan eksplorasi dan produksi minyak serta gas bumi yang menjadi bagian penting dalam menjaga pasokan energi nasional.
Dalam sesi tersebut, PHE juga memperkenalkan berbagai peran strategis industri hulu migas, jenis profesi, hingga kompetensi yang dibutuhkan generasi muda untuk menghadapi perkembangan sektor energi.
Pada sesi Youth Stage bertema Future Talent, Future Impact: Different Paths, One Energy Future, PHE menekankan bahwa mahasiswa memiliki jalur kontribusi yang berbeda namun saling melengkapi dalam membangun masa depan sektor energi Indonesia.
Sesi talkshow menghadirkan sejumlah pembicara dengan latar belakang beragam, mulai dari praktisi industri hulu migas, mahasiswa berprestasi, hingga eco-influencer yang aktif membuat konten lingkungan.
Assistant Manager RAM PT Pertamina EP Donggi & Matindok Field, Amirullah, memaparkan peran penting PHE dalam menjaga pasokan energi nasional. Ia juga menekankan pentingnya kesiapan kompetensi bagi talenta muda yang ingin berkarier di sektor migas.
"Banyak mahasiswa mungkin belum mengenal PT Pertamina Hulu Energi, ruang lingkup bisnisnya, serta perannya dalam industri energi Indonesia. Melalui perjalanan karier saya dari masa kuliah hingga menjadi Perwira Pertamina, penting bagi mahasiswa untuk memahami gambaran industri hulu migas, tantangan dan peluang yang ada, serta mulai mempersiapkan kompetensi dan karakter yang dibutuhkan oleh industri agar memiliki kesempatan berkarier di sektor energi," ungkap Amrullah.
Dari perspektif mahasiswa, Zahra Munadira, Mahasiswa Universitas Hasanuddin sekaligus 3rd Runner Up Energy Debate Championship (EDC) PGTC 2025, menyoroti pengalaman akademik dan kompetisi sebagai bagian penting dalam membangun kapasitas generasi muda.
"Pengalaman mengikuti Energy Debate Championship sangat membantu membangun kapasitas serta mengubah cara pandang saya terhadap sektor energi. Pengalaman selama menjadi mahasiswa adalah hal yang paling membentuk kapasitas dan kepercayaan diri, sehingga mahasiswa tidak perlu menunggu lulus untuk mulai membangun kapasitas diri dan memberikan kontribusi sesuai bidangnya sejak di bangku kuliah," jelas Zahra.
Sementara itu, Co-Founder Pandawara Group Gilang Rahma menekankan pentingnya komunikasi publik dan media digital dalam membangun kesadaran generasi muda mengenai budaya hemat energi.
"Media digital memiliki peran besar untuk membuat isu energi menjadi lebih dekat, relevan, dan mudah dipahami oleh generasi muda. Melalui pengalaman membangun gerakan sosial, komunikasi publik mampu mendorong masyarakat mengubah kebiasaan dan melakukan aksi nyata, di mana generasi muda dapat mulai menerapkan budaya bijak berenergi melalui langkah-langkah sederhana dalam kehidupan sehari-hari," tutur Gilang.
Rangkaian Roadshow PGTC 2026 di Universitas Halu Oleo juga diisi dengan peluncuran dan sosialisasi sejumlah kompetisi nasional, seperti Energy Debate Championship (EDC), Energynovation Ideas Competition (EIC), program kewirausahaan Pertamuda Seed & Scale, Business Talkshow, serta pameran atau exhibition.
Kolaborasi antara dunia industri dan perguruan tinggi tersebut diarahkan untuk mendorong lahirnya inovasi, meningkatkan kepedulian terhadap efisiensi energi, sekaligus mencetak talenta muda berkualitas untuk mendukung ketahanan energi Indonesia yang berkelanjutan.
Perhelatan PGTC 2026 di Universitas Halu Oleo turut menghadirkan area pameran interaktif atau booth exhibition. Sesi networking lunch juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan manajemen dan para narasumber.
Selain talkshow, kegiatan PGTC 2026 menghadirkan sesi interaktif bersama tim Human Capital (HC) PT Pertamina Hulu Energi. Dalam kegiatan tersebut juga diumumkan pemenang Video Competition PGTC–PHE yang diikuti secara daring oleh 77 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dan universitas di wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua.
Melalui PGTC 2026, Pertamina mengimbau mahasiswa agar tidak hanya menjadi penonton perubahan, tetapi aktif menciptakan solusi terhadap tantangan energi masa depan demi memberikan dampak positif bagi Indonesia.
Editor: Redaksi
Reporter: Pertamina
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3227 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 724 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 668 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman