Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
TWICE Akan Manggung di Tokyo Dome, Jepang April 2022
BERITABALI.COM, DUNIA.
Grup K-pop TWICE akan menggelar dua konser di Tokyo Dome, Jepang pada 23-24 April 2022 sebagai bagian dari tur dunia, kata agensi manajemen TWICE, Senin. Ini akan jadi penampilan pertama TWICE di Jepang sejak 2019, dimana mereka tampil di tujuh kota besar di Negeri Sakura, kata JYP Entertainment.
Tur dunia baru bertajuk "III" dimulai dengan dua konser di Seoul pada Sabtu dan Minggu, yang jadi konser luring perdana dari grup tersebut dalam kurun 22 bulan terakhir.
Setelah Seoul, tur TWICE berlanjut ke Los Angeles pada 16 Februari, di Oakland pada 18 Februari, di Dallas pada 22 Februari, Atlanta pada 24 Februari dan New York pada 26 Februari.
Seluruh tiket untuk konser di Amerika Serikat telah ludes terjual dan grup beranggotakan sembilan orang ini berencana mengumumkan perhentian baru dalam tur dunia tersebut.
Pada 2018, TWICE sempat menyambangi Indonesia dalam konser "TWICE 2ND TOUR "TWICELAND ZONE 2: Fantasy Park" di Indonesia Convention Exhibition BSD.
Kala itu, mereka terkesan dengan sambutan hangat penggemar--ONCE--di Indonesia yang menanti kedatangan mereka di bandara Soekarno Hatta.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1981 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun