Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 17 Juli 2026
Singapore Airlines Buka Kembali Penerbangan Harian dari Singapura ke Bali
BERITABALI.COM, DUNIA.
Singapore Airlines (SIA) akan membuka kembali penerbangan komersial harian dari Singapura ke Bali mulai tanggal 16 Februari 2022.
Rencananya, SIA akan mengoperasikan pesawat Boeing B787-10 berkapasitas 337 kursi pada rute ini. Adapun Armada Boeing 787-10 akan menampilkan produk kabin regional SIA yang baru dan terdiri dari 36 kursi Business Class dan 301 kursi Economy Class.
Mr. Alvin Seah, General Manager Indonesia, Singapore Airlines mengungkapkan dibukanya kembali penerbangan harian ke Bali merupakan bagian dari komitmen jangka panjang SIA untuk menumbuhkan industri pariwisata Indonesia.
“Jaringan penumpang SIA saat ini mencakup 64 destinasi di 34 negara, dan kami akan melakukan yang terbaik untuk mempromosikan Indonesia. Layanan kami ke Denpasar dan Jakarta, akan terus memberikan fleksibilitas kepada pelanggan kami yang ingin melakukan perjalanan dari dan ke Indonesia,” ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/1).
Dia menambahkan, SIA juga akan terus memantau permintaan dan akan menyesuaikan jaringannya secara berkala untuk menyesuaikan kapasitas dengan permintaan. Adapun tiket untuk penerbangan antara Singapura dan Bali sudah tersedia dan dijual melalui berbagai saluran distribusi SIA. (Sumber : KONTAN.CO.ID)
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3709 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1390 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1322 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1258 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1097 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun