Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Ini Metode Terbaru Atasi Masalah Varises
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Masalah kaki varises sering kali dianggap sepele karena tidak langsung menimbulkan masalah kesehatan. Tetapi dilihat dari sisi estetika, varises tentu dapat menganggu penampilan.
Selain itu, varises yang berkepanjangan dan tidak ditangani secara medis juga bisa menimbulkan dampak serius pada kesehatan. Seperti misalnya risiko masalah pembengkakan, kaki menjadi lebih berat, kebas, pegal, dan kesemutan.
"Pada fase ini, penderita merasa terganggu saat melakukan aktivitas fisik. Keluhan pegal sampai kram biasa timbul pada malam hari atau setelah berjalan dan melakukan aktivitas yang berlebihan," kata Dokter Spesialis Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular dr. Wirya A. Graha, dalam acara diskusi Bethsaida Hospital, beberapa waktu lalu.
Paling parah, varises juga bisa menimbulkan luka yang sulit sembuh hingga bertahun-tahun. Oleh karena itu, dr. Wirya mengatakan dibutuhkan penanganan varises dengan metode yang tepat sesuai dengan tingkat keparahan.
Dulu, cerita dr. Widya, pengobatan varises umumnya menggunakan prosedur pembedahan hingga menyebabkan luka sayatan sekitar 3 sampai 4 cm untuk mengambil varises di kaki. Namun seiring perkembangan teknologi pada industri kesehatan, varises bisa diobati dengan prosedur bedah sayatan kecil menggunakan terapi Endovenous Laser Ablation atau EVLA.
"Menggunakan terapi EVLA hanya menyebabkan sayatan sebesar 1-2 mm yang akan menghilang dalam waktu 1-2 minggu. Terapi EVLA terbukti aman dan efektif untuk mengobati varises," jelasnya.
Baca juga:
10 Cara Menjaga Kesehatan Mata
Pengobatan terapi EVLA akan menyasar langsung pembuluh darah vena yang mengalami varises. Dokter Wirya menjelaskan, kondisi pembuluh darah yang varises biasanya melebar dan membengkak. Saat diterapi EVLA, pembuluh darah akan di ablasi dengan energi panas dari laser, sehingga vena akan mengecil dan peredaran darah menjadi normal.
"Setelah tindakan, pegal dan kram akan berkurang. Lalu dalam waktu 3-4 minggu varises akan hilang dan bekas luka akan pulih dengan cepat," kata dokter Wirya.
Namun, selama seminggu pasca terapi EVLA, pasien tidak boleh melakukan olahraga berat yang membebani kaki, seperti lari, sepeda, juga olahraha tim. Meski dipastikan sembuh, varises bisa kambuh kembali setelah 15 tahun pasca-terapi.
"Setelah 15 tahun, 15 persen bisa muncul kembali varisesnya," ujarnya.
Dokter Wirya menambahkan, varises biasanya terjadi di kedua kaki pada orang yang sudah berusia di atas 50 tahun. Varises juga bisa saja terjadi pada usia 20 sampai 30-an tahun, tetapi umumnya karena faktor keturunan.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5943 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2629 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2283 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2222 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan