Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Setahun Menjabat, Ini Hasil Bupati Tamba Bertemu 2 Pimpinan MPR dan 8 Menteri
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Pasangan Bupati I Nengah Tamba serta wakilnya I Gede Ngurah Patriana Krisna genap setahun memimpin Kabupaten Jembrana.
Kurun waktu itu telah banyak capaian dan pogram pro rakyat dijalankan. Di awal menjabat, Bupati I Nengah Tamba memfokuskan penanganan kesehatan serta pemulihan ekonomi dampak Pandemi Covid-19 sebagai prioritas yang ditangani.
Fokus kerja itu tanpa mengesampingkan pembangunan serta program pro rakyat lainnya yang harus tetap berjalan demi mensejahterakan masyarakat.
Salah satu yang menjadi permasalahan adalah ketersediaan anggaran. Jembrana bukanlah kabupaten kaya dengan PAD tinggi di Bali.
Tidak menyerah, keterbatasan anggaran itu coba dicarikan solusi. Salah satunya melalui diplomasi anggaran dengan berjuang langsung ke pusat. Pola komunikasi dan pendekatan itu secara intens dijalin oleh Bupati I Nengah Tamba.
Tercatat, kurun waktu setahun menjabat, Bupati Tamba sudah bertemu dua pimpinan MPR, dua Menko serta enam menteri kabinet indonesia maju. Bahkan beberapa diantaranya secara khusus menyempatkan datang langsung ke Jembrana.
Pimpinan tinggi negara itu diantaranya Bambang Soesety dan Fadel Muhammad (Ketua dan Wakil Ketua MPR RI). Keduanya bahkan pernah hadir langsung ke Jembrana.
Dari Jajaran menko, diantaranya Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut B Panjaitan serta Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto.
Sedangkan menteri kabinet Indonesia maju, Sandiaga Uno (Menparekraf), Erick Tohir (MenBUMN), Sakti Wahyu Trenggono (Menteri KKP), Teten Masduki (MenKop UKM), Abdul Halim Iskandar (Menteri Desa ), Syahrul Yasin Limpo (Menteri Pertanian).
Hasilnya, perjuangan itu berbuah manis dengan raihan DAK yang cukup tinggi diraih Jembrana pada tahun anggaran 2022.
Untuk DAK Fisik, Jembrana digelontor anggaran sebesar Rp. 107.767.536.000. Sementara DAK Non Fisik nilainya mencapai Rp. 111.483.546.000.
Tak hanya itu, berkat kedekatan dan komunikasi intens dijalin Bupati Tamba, dana CSR BUMN juga mengalir ke Jembrana. Pertama dan sudah disalurkan bantuan CSR senilai Rp1,5 miliar dari PT Pertamina untuk pengembangan mangrove Jembrana.
Berikutnya akan menyusul bantuan CSR dari Bank Mandiri yang diperkirakan mencapai Rp12 miliar untuk pabrik penyosohan beras.
Bupati I Nengah Tamba ditemui sabtu ( 26/2), mengaku bersyukur atas capaian DAK di tengah-tengah kesulitan anggaran pembangunan akibat banyaknya anggaran baik dari pusat maupun daerah yang dialihkan ke penanganan Pandemi Covid-19.
Di tengah kesulitan itu kata Tamba, Kabupaten Jembrana masih mampu melakukan revitalisasi serta pembangunan fisik. Termasuk alokasi anggaran untuk menjalankan berbagai program prioritas.
"Tentu saja bersyukur karena alokasi tahun ini (DAK) cukup besar dibandingkan tahun tahun sebelumnya. Kita alokasikan untuk pembiayaan sektor prioritas seperti di bidang kesehatan, pendidikan, infrastruktur, pembiayaan industri kecil menengah, termasuk sektor kelautan dan perikanan," ujar Bupati Tamba.
Kenaikan DAK yang cukup signifikan itu diperoleh pemerintah Kabupaten Jembrana kata Tamba, tidak lepas dari pendekatan yang dibangun Bupati dengan Menteri, wakil Menteri dan pejabat di pusat. Termasuk, dukungan sinergi dan pola kordinasi yang baik antar lintas instansi dan OPD.
"Tambahan alokasi DAK ini dapat mempercepat akselerasi pembangunan di Kabupaten Jembrana yang pembiayaan pembangunannya yang masih terbatas," pungkasnya.
Reporter: Humas Jembrana
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5915 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4638 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2601 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2255 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan