Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Beda Minyak Goreng Kemasan dengan Minyak Curah
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Mahal dan langkanya minyak goreng kemasan, menyebabkan banyak masyarakat yang beralih menggunakan minyak curah, meskipun dianggap kualitasnya tidak sebaik minyak goreng kemasan.
Namun yang jadi pertanyaan, apa bedanya minyak goreng curah dan minyak goreng kemasan?
Diungkap Peneliti Muda Balai Penelitian Tanaman Palma Kementerian Pertanian (Balit Palma Kementan), Patrick M. Pasang bahwa baik minyak goreng curah dan minyak goreng kemasan sama-sama berasal dari tanaman sawit, sehingga keduanya melalui pengolahan pabrik.
"Kalau minyak curah itu dia satu kali penyaringan saja dan tanpa kemasan. Sedangkan minyak kemasan bisa beberapa kali penyaringan," ujar Patrick dalam acara diskusi khusus dengan suara.com beberapa waktu lalu.
"Jadi prosesnya itu kalau sawit, direbus dulu dirontokan kemudian diperes keluar minyak, minyak itu yang disaring satu atau dua kali," sambung Patrick.
Beberapa kali penyaringan inilah yang akhirnya membuat minyak kemasan cenderung berwarna lebih bening, dan lebih disukai banyak orang.
Ditambah minyak kemasan cenderung tidak terekspos dan terpapar udara, sehingga kandungan minyak tidak teroksidasi dan bisa lebih tahan lama.
"Jadi (minyak curah) sebelum digunakan dia sudah kontak dengan udara. Itu yang mempercepat dia rusak kalau minyak curah," jelas Patrick.
Tapi menariknya, minyak curah yang punya warna lebih keruh atau kemerahan, ternyata punya kandungan nutrisi yang lebih baik loh, karena menandakan minyak tersebut terkandung beta karoten tinggi.
Beta karoten adalah senyawa dalam tumbuhan yang jadi cikal bakal vitamin A.
"Karoten itu vitamin A, jadi kalau orang mengerti agak merah-merah juga nggak apa-apa, karena dia ada banyak pro vitamin A," timpal Peneliti Utama Balit Palma Kementan, Barlina Rindengan.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2605 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan