Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 9 September 2026
Viral Video Lawas Indra Kenz Ngaku Afiliator Binomo
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Imbas ogah koperatif dengan polisi, video lawas Indra Kenz yang mengaku sebagai afiliator Binomo viral kembali. Dalam video tersebut, Indra Kenz mengungkap kepada Denny Sumargo bahwa dirinya awalnya hanya seorang trader biasa.
"Awalnya gua trader, tapi kan secara tidak langsung gua jadi promosikan," kata Indra Kenz dilansir dari Instagram @rumpi_gosip pada Kamis (17/3/2022).
Seiring waktu berjalan, Indra Kenz akhirnya mencari tahu cara untuk menjadi afiliator Binomo.
"Akhirnya gua cari tahu biar gimana caranya gua setidaknya gak rugi-rugi banget. Artinya gua dapat untung ketika ada orang yang daftar karena gua," sambungnya.
Setelah dapat informasi cara menjadi afiliator Binomo, Indra Kenz kemudian mendaftarkan dirinya.
Sebagai afiliator Binomo, Indra Kenz mengaku mendapatkan 70 persen bagi hasil pendapatannya.
"Oh ada afiliate marketingnya, ya udah gua daftar. Dan di situ ditulis tertulis up to 70 persen revenue share," ujarnya.
Kendati demikian, Indra Kenz mengeklaim bahwa pendapatan 70 persen sebagai afiliator Binomo bukan berasal dari pihak yang dirugikan.
"Tapi, tidak tertulis dari yang kalah," pungkasnya.
Perihal itu, sejumlah netizen menegaskan bahwa rekam jejak digital Indra Kenz yang mengaku sebagai afiliator Binomo tidak akan hilang.
"Jejak digital gak pernah bohong," tulis seorang netizen, "Wow ketahuan," sambung netizen lainnya, "Bisa jadi barang bukti ini," kata netizen yang lain.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3233 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 730 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 677 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman