Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 8 September 2026
Kim Pan-gon Kuatkan Timnas Malaysia, Tim Bisa Lebih Garang
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pelatih Korea Selatan, Kim Pan-gon, disebut bakal membuat timnas Malaysia lebih baik. Hal itu diungkapka oleh bos Johor Darul Tazim (JDT), Tunku Ismail Sultan Ibrahim.
Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) telah menunjuk Kim Pan-gon menggantikan Tan Cheng Hoe sebagai pelatih timnas Malaysia. Pelatih asal Korea Selatan itu kini sedang membangun timnya.
Bos JDT menilai bahwa hadirnya Kim Pan-gon, bisa membawa Harimau Malaya ke arah yang lebih baik. Pasalnya, pelatih berusia 51 tahun itu punya rencana jelas.
"Saya rasa ini langkah positif untuk Harimau Malaya. Kali ini akan berbeda kaarena saya lihat struktur yang ditunjukkan kepada saya. Sangat positif, kurang lebih seperti struktur di sini (JDT)," ucap Tunku Ismail dikutip dari bharian.com.my pada Jumat (18/3/2022).
"Sebelumnya ini tidak ada. Tapi saat ini memang benar-benar rencananya. Dia betul-betul memantau setiap pemain dalam negara (Malaysia)," imbuhnya.
Selain itu, bos JDT tersebut mengatakan bahwa Kim Pan-gon harus diberikan waktu untuk membutuhkan kualitasnya. Ia meminta setidaknya pelatih Korea Selatan itu diberi waktu dua musim.
"Jadi tidak boleh menilai pelatih untuk satu musim. Setidaknya harus dua musim. Bagi dia, dia tahu apa yang dilakukannya," imbuhnya.
Malaysia sendiri di Maret 2022 bakal melakukan tiga uji coba. Harimau Malaya dijadwalkan bertemu dengan dua tim tetangga, Filipina serta Singapura. Kemudian ditutup melawan klub Singapura, Albirex Niigata FC.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3227 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 724 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 670 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman