Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 25 Juli 2026
4 Cara Menjaga Kesehatan Tulang dan Mencegah Osteoporosis
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Biasanya tulang mengalami degradasi setelah usia 40 tahun dan setelah itu, proses degenerasi akan semakin cepat.
Penurunan kadar estrogen, aktivitas fisik yang rendah, pengurangan kalsium dalam makanan, konsumsi tembakau dan merokok menurunkan massa tulang.
Karenanya, penting untuk selalu menjaga kesehatan tulang, berapa pun usia Anda.
Menurut Times of India, berikut beberapa cara menjaga kesehatan tulang:
1. Menjaga kadar vitamin D dan kalsium
Untuk menjaga tulang tetap sehat dan kuat, pastikan untuk mengonsumsi jumlah kalsium dan vitamin D yang direkomendasikan setiap hari.
Terlepas dari suplemen, Anda dapat menjaga asupan kalsium dari makanan alami seperti yogurt, kedelai, ikan berlemak, dan susu kaya kalsium.
Untuk vitamin D, seseorang dapat terkena sinar matahari sebanyak mungkin. Pastikan untuk berjalan-jalan di bawah sinar matahari setidaknya sekali sehari.
2. Lakukan aktivitas fisik
Jangan pernah berhenti melakukan aktivitas fisik. Jika Anda bisa, daftarkan diri di gym, jika tidak, manfaatkan pekerjaan rumah tangga sebagai alasan untuk bergerak.
Beberapa olahraga juga dapat dilakukan dalam ruangan, seperti lunges dan sit up.
3. Batasi asupan kafein
Asupan kafein secara berlebihan dapat berbahaya bagi kesehatan tulang. Maksimal asupan kafein per hari adalah 400 miligram atau setara 4 cangkir kopi.
Namun, ada penelitian yang menyarankan untuk mengindari kafein sama sekali, termasuk wanita.
"Kafein adalah masalah khusus ketika seorang wanita tidak mendapatkan cukup kalsium setiap hari untuk memulainya," kata peneliti.
Studi menunjukkan bahwa seseorang kehilangan sekitar 6 mg kalsium untuk setiap 100 mg kafein yang dikonsumsi.
4. Batasi asupan garam
Para ahli mengatakan terlalu banyak konsumsi garam melemahkan tulang dan menyebabkan osteoporosis.
"Garam merupakan faktor utama dalam mengendalikan jumlah kalsium dalam urin. Karena kalsium penting untuk kekuatan tulang, terlalu banyak garam dapat menyebabkan melemahnya tulang dan menyebabkan osteoporosis," jelas ahli.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3826 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1490 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1470 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1423 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1319 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun