Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
4 Bahaya Menggunakan Minyak Goreng Berulang Kali
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Harga minyak goreng yang melambung tinggi memang membuat orang-orang bersiasat. Tak sedikit kemudian yang mencoba menggunakan kembali minyak goreng, untuk menghemat konsumsinya. Padahal terdapat sederet bahaya menggunakan minyak goreng berulang kali yang mengintai Anda.
Beberapa bahaya menggunakan minyak goreng berulang kali atau bekas bisa Anda lihat di bawah ini. Simak selengkapnya!
1. Memicu Naiknya Kolesterol Jahat
Ketika minyak goreng digunakan berkali-kali, maka akan ada residu serbuk penggorengan. Residu ini yang memicu naiknya kadar kolesterol jahat. Kandungan lemak jenuh berlebih pada minyak yang digunakan kembali ini berdampak buruk, karena bisa memicu obesitas.
Kolesterol jahat juga jadi pemicu banyak hal buruk pada kesehatan tubuh. Maka dari itu, penggunaan minyak berulang sangat tidak direkomendasikan.
2. Penyumbatan Pembuluh Darah
Penggunaan minyak goreng yang berulang juga dapat memicu penyumbatan pembuluh darah. Seperti yang mungkin Anda pahami juga, penyumbatan pembuluh darah juga akan mengarah pada berbagai gangguan kesehatan lainnya.
Resiko kesehatan lain yang bisa muncul adalah jantung, stroke, dan bahkan kanker.
3. Radang Tenggorokan
Kadar minyak yang tak lagi bersih akan membuat efek tak sehat untuk saluran pencernaan, khususnya di bagian tenggorokan. Radang tenggorokan akan jadi pemicu penyakit lain seperti batuk, flu, atau kesehatan lain.
Kandungan yang memicu hal ini adalah akrolein.
4. Memicu Radikal Bebas
Ketika digunakan secara berulang, maka warna yang muncul akan semakin gelap dan keruh. Warna keruh ini akan jadi tanda bahwa minyak tak lagi memiliki kualitas yang baik, dan tak lagi baik digunakan.
Lemak jenuh jahat dan radikal bebas bisa berdampak buruk bagi kesehatan, dan efeknya terasa pada jangka panjang.
Sering Dilakukan Bukan Berarti Benar
Kebiasaan ini masih banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia, atas nama penghematan. Secara praktis, rasa masakan yang menggunakan minyak berulang juga tak terlalu berbeda. Namun demikian harus dipahami bahwa sering dilakukan bukan berarti benar.
Banyak ahli kesehatan yang mengatakan bahwa penggunaan minyak goreng tetap hanya boleh satu kali saja. Penggunaan minyak goreng berulang tetap tidak direkomendasikan dari sisi manapun.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5654 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4583 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2517 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2184 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2178 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan