Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 26 Juli 2026
Air Got Meluap, Rumah Warga Tegal Badeng Timur Kebanjiran
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sejumlah rumah warga di Banjar Tangi, Desa Tegal Badeng Timur, Kecamatan Negara, Jembrana terendam banjir Minggu (20/03/2022) sore.
Banjir tersebut dipicu hujan deras mengguyur Kabupaten Jembrana sehingga air got meluap sehingga saluran air tidak bisa menampung volume air hujan tersebut.
Genangan air yang mencapai betis orang dewasa itu dipakai tempat bermain dan berenang oleh sejumlah anak-anak. Selain itu hujan yang terjadi beberapa jam tersebut membuat sejumlah tegalan juga tergenang air.
Dari penuturan salah satu warga Bu Erdi, kalau hujan lebat kerap terjadi banjir di sejumlah tempat di Banjar Tangi Desa Tegal Badeng Timur.
"Apalagi sejumlah rumah dengan posisi rendah karena bekas galian tanah liat untuk bata," jelasnya.
Bagi warga yang terendam banjir tersebut, Perbekel Tegal Badeng Timur, H Alinudin mengakui di sejumlah tempat terjadi banjir saat hujan lebat Minggu (20/3/2022) sore.
"Tidak hanya di timur BTN, di kampung baru juga tergenang air. Namun biasanya jika hujan sudah reda air segera surut," jelasnya.
Untuk mengantisipasi banjir agar tidak terulang kembali, diharapkan warga mengecek kondisi Saluran air.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3855 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1785 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1516 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1502 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1481 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun