Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Twitter Hapus 50.000 Lebih Konten Hoaks Terkait Rusia-Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Twitter mengatakan telah melabeli atau menghapus lebih dari 50.000 konten hoaks soal perang Rusia-Ukraina.
Disebutkan kalau puluhan ribu tweet itu telah melanggar kebijakan platformnya.
Selain itu, Twitter juga menghapus lebih dari 75.000 akun karena dideteksi palsu hingga spam.
Diketahui, akun ini terlibat dalam kampanye propaganda pemerintah, seperti menggaungkan tagar #StandWithPutin yang viral bulan dari kampanye massal.
Mengutip Engadget, Senin (21/3/2022), Twitter mengatakan, kalau kampanye massal ini bukan hanya disebabkan satu pihak seperti pemerintah.
Perusahaan menyebut kalau misinformasi ini disebarkan oleh beragam pihak.
Sebagai contoh, pelanggar yang dimaksud adalah mereka yang menyebarkan rekaman video perang lama tapi dikaitkan dengan perang Rusia-Ukraina.
Ada juga akun palsu yang menyebarkan penggalangan dana terkait invasi Rusia ke Ukraina.
Twitter sendiri sudah menindak beragam konten terkait invasi tersebut.
Februari lalu, mereka telah memberikan label ke lebih dari 61.000 tweet yang menautkan link dari media milik pemerintah Rusia.
Twitter juga masih mengizinkan media pemerintah seperti RT News atau Sputnik untuk tetap beredar di platform.
Namun, mereka diberi label khusus dan dilarang menyebarkan iklan di Twitter.
Di sisi lain, pemerintah Rusia sudah memblokir akses ke Twitter untuk mengurangi akses informasi di internet.
Selain itu, mereka juga sudah memblokir Facebook, TikTok, hingga Instagram.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5672 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2527 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2191 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan