Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 27 Mei 2026
Asmirandah Keguguran, Berapa Lama Umumnya Bisa Hamil Lagi?
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Istri Jonas Rivanno, Asmirandah mengalami keguguran pada kehamilan keduanya. Jonas bercerita hal ini bermula dari satu keluarga yang terinfeksi virus corona Covid-19.
Asmirandah yang juga terinfeksi virus corona Covid-19 tidak bisa melakukan pemeriksaan kehamilan.
Setelah pulih, Asmirandah kembali cek kehamilan tetapi kondisi jantung janin dalam kandungannya tidak lagi berdetak.
Peristiwa ini pastinya menyisakan kesedihan bagi Asmirandah dan Jonas Rivanno. Terlebih setelah pemeriksaan lanjut, ternyata bakal calon anak keduanya juga memiliki sedikit kelainan.
"Hancur rasanya ketika usg ,jantung anak kami dalam kandungan istriku sudah tidak berdetak.. kami dihadapi kenyataan...anak kami dalam kandungan istriku tidak berkembang sejak kehamilan 9 minggu," kata Jonas Rivanno.
Keguguran atau abortus adalah kematian embrio atau janin sebelum usia kehamilan 20 minggu atau sebelum 5 bulan.
Keguguran menjadi pertanda ada sesuatu yang salah dalam kehamilan atau janin yang gagal berkembang.
Keguguran pastinya tidak hanya berdampak secara mental, tetapi juga fisik ibu. Seseorang mungkin mengalami trauma atau kondisi fisiknya tidak bisa langsung siap untuk hamil lagi.
Anda bisa menunggu sampai waktunya tepat untuk kembali hamil. Sekitar 85 persen wanita yang mengalami keguguran bisa kembali hamil dalam kondisi sehat sampai kelahiran.
Ada beberapa hal yang bisa dilakukan wanita untuk hamil lagi setelah keguguran dilansir dari Hellosehat, antara lain:
- Pemeriksaan kehamilan secara rutin
- Jaga asupan nutrisi
- Kurangi pikiran dan perasaan yang membuat stres
- Lakukan kegiatan yang menyenangkan
Setidaknya tunggulah sampai siklus menstruasi kembali normal dan sudah 1 kali menstruasi sebelum mulai mencoba untuk hamil lagi.
Tapi, hal yang terpenting adalah harus memastikan diri sendiri siap secara fisik dan mental apabila ingin hamil lagi setelah keguguran.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2207 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 2083 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1548 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1431 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli