Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 9 September 2026
Borong Minyak Goreng, Pria di Tabanan Diamankan Polisi
BERITABALI.COM, TABANAN.
Seorang pria di Tabanan, Edi, 45 tahun harus berurusan degan pihak kepolisian karena kedapatan membeli minyak goreng dengan jumlah yang tidak wajar.
Ia mengaku membeli 60 kilogram minyak goreng di Toko Kurnia di Jalan Pulau Seribu, Tabanan untuk diedarkan kembali.
“Dijual di warung, di Selemadeg Barat sampai Jembrana,” katanya Selasa, (22/3).
Edi mengatakan membeli minyak goreng curah Rp16 ribu perkilogram, dijual kembali dengan harga Rp17 ribu hingga Rp 18 ribu. Siang itu Edi mendapatkan sekitar 120 kilogram minyak goreng curah di dua distributor.
“Sebelum langka, bisa dapat hingga 500 kilogram minyak,”ujarnya.
Saat mobil dan minyaknya dibawa ke Mapolres Tabanan, Edi hanya bisa pasrah. “Waduh, tidak bisa jualan ini,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra menyebutkan, pembeli minyak goreng curah dengan jumlah yang tidak wajar hanya dimintai keterangan.
“Seperti apa keterangannya, kita lihat nanti,” ujarnya.
Hal itu dilakukan karena saat sedang terjadi kelangkaan minyak goreng ada pihak yang melakukan pembelian dalam jumlah besar. “Jangan sampai ada yang memanfaatkan situasi,” ujarnya.
Sementara untuk persediaan minyak goreng kemasan dan curah di beberapa pasar tradisional seperti Pasar Tabanan dan Pasar Dauh Pala disebutkan masih normal. Cuman ada kenaikan harga pada minyak goreng kemasan.
“Harga sampai Rp23 hingga 24 ribu. Ini pasca subsidi minyak goreng kemasan dicabut,” ujarnya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3233 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 729 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 677 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman