Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Pawang Hujan Mandalika Mbak Rara Kini Terkenal Lewat Anime
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sosok Rara Isti Wulandari, pawang hujan Sirkuit Mandalika yang lebih dikenal dengan panggilan Mbak Rara, berhasil memancing perdebatan netizen. Di dalam negeri, para ustaz pun masih berdebat mengenai profesinya tersebut. Mbak Rara kini telah dikenalkan dalam anime atau manga Jepang.
Nama Rara Isti Wulandari si pawang hujan semakin mendunia setelah tampil melakukan ritual menghentikan hujan di sirkuit Mandalika, akhir pekan lalu.
Sampul manga yang berjudul 'Rara The Rain Saman' ini menampilkan sosok Rara yang berambut panjang, memakai helm proyek, serta membawa mangkuk tembaga yang menjadi ciri khasnya.
Kemunculan karakter manga ini awalnya diunggah melalui akun Instagram @herry.tjahjono.
"Rara dari Indonesia sudah lahir dalam bentuk manga. Namanya menembus manca negara. Kamu, ya kamu, sudah menembus apa?," tulis akun @herry.tjahjono.
Sampul manga ini mendapat sorotan dan telah beredar luas di sosial media. Tidak sedikit, netizen yang mengapresiasi Rara yang kini dikenal luas oleh media asing.
"Yg namanya berdoa untuk apa saja dengan tulus ya dikabulkan kok...boleh kan ya..sekarang malah mendunia," tulis warganet.
"Mbak Rara kerennnn...yang hujat, kalian bisa apa??? Sirik doak karenda kada mampu," timpal warganet lain.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4657 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan