Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 8 September 2026
Rehan/Lisa Jadi Tumpuan Ganda Campuran RI di Swiss Open 2022
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Wakil-wakil ganda campuran Indonesia bertumbangan di Swiss Open 2022 dan hanya menyisakan Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati ketika ajang BWF World Tour Super 300 itu memasuki babak perempat final.
Rehan/Lisa lolos ke perempat final setelah mengalahkan wakil Denmark, Mikkel Mikkelsen/Rikke Søby dengan skor 21-15, 15-21, 21-16.
Di perempat final yang akan bergulir hari ini, Jumat (25/3/2022) di St. Jakobshalle, Basel, Rehan/Lisa sudah ditunggu wakil Perancis, Thom Gicquel/Delphine Delrue.
Sebagai satu-satunya wakil ganda campuran RI yang tersisa di Swiss Open 2022, Rehan/Lisa diharapkan bisa melaju sejauh mungkin.
Pelatih kepala ganda campuran PBSI, Nova Widianto menilai Rehan/Lisa memiliki kemampuan untuk melaju ke semifinal. Mereka dirasa bisa mengalahkan Gicquel/Delrue.
"Rehan/Lisa hari ini lawan pasangan Perancis, mudah-mudahan bisa bermain maksimal," ujar Nova Widianto dalam rilis PBSI, Jumat (25/3/2022).
"Saya rasa permainan seimbang, semua tinggal keyakinan di lapanganya saja," tambahnya.
Babak perempat final Swiss Open 2022 akan dimulai pukul 14.00 waktu setempat atau pukul 20.00 WIB. Selain Rehan/Lisa, Indonesia berhasil meloloskan lima wakil lainnya ke delapan besar.
Mereka adalah Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3227 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 724 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 668 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman