Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 23 Juli 2026
Tiap Diguyur Hujan Deras Desa Pengambengan Langganan Banjir
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Hujan deras yang mengguyur Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana mengakibatkan banjir. Setiap banjir, genangan air yang merendam pemukiman warga bisa berlangsung selama beberapa hari.
Menyempitnya saluran air (drainase) di beberapa banjar di Desa Pengambengan diduga menjadi penyebab air tidak mengalir lancar sehingga air menggenangi dan ditambah dengan air kiriman dari sisi utara Desa. Selain itu sampah yang menumpuk di saluran air juga menjadi penyebab saluran menjadi tersumbat.
Terkait menjadi langganan banjir di Desa tersebut, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Pemukiman Jembrana melalui Bidang Sumberdaya Air, sudah melakukan pengecekan ke lokasi banjir.
Pada tahun 2022 ini, diketahui sudah dianggarkan untuk pembangunan drainase untuk mengatasi banjir yang rutin terjadi di Desa Pangambengan.
"Sudah ada perencanaan pembangunan drainase tahun ini," kata Kepala Bidang Sumber Daya Air I Gede Sugianta, Sabtu (26/3/2022).
Tahap pertama dipastikan tahun anggaran 2022 ini dan tahap berikutnya direncanakan tahun anggaran berikutnya.
"Saat ini masih dalam proses persiapan tender," imbuhnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3790 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1457 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1450 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1395 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1302 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun