Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Museum Subak Tabanan Masih Diminati Wisatawan Asing
BERITABALI.COM, TABANAN.
Akibat pandemi Covid-19 kunjungan ke Museum Subak, Tabanan menurun drastis. Meski begitu, pada awal tahun ini masih ada wisatawan asing yang berkunjung.
Selain itu, mahasiswa dari luar Pulau Dewata seperti Surabaya dan Yogyakarta masih ada yang datang.
"Masih relatif kecil. Sampai Maret 2022 baru 18 orang," kata Kepala UPT Museum Subak Tabanan, Ida Ayu Nyoman Ratna Pawitrani, Minggu (3/4).
18 pengunjung itu, beberapa di antaranya merupakan wisatawan asing asal Perancis, Jerman dan Belgia yang tertarik akan keunikan sistem pertanian Subak.
"Prancis satu orang. Dari Jerman satu orang. Dan Belgia dua orang," jelasnya.
Adanya kunjungan wisatawan asing Ini dimungkinkan karena di awal Maret pemerintah telah melonggarkan sejumlah kebijakan yang terkait pembatasan pelaku perjalanan orang dari negara lain atau dalam negeri. Dibandingkan dengan tahun-tahun sebelum pandemi Covid-19, jumlah kunjungan ke Museum Subak menurun drastis.
Rata-rata kunjungan pertahun sebelum pandemi terjadi pada 2020 lalu, jumlahnya bisa mencapai enam ribu orang pengunjung. Namun sejak pandemi, jumlahnya merosot menjadi 555 orang pengunjung pada 2020.
"Tahun lalu tercatat hanya 115 atau 119 orang," ujarnya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3306 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 779 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 717 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman