Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Jelang Mudik Lebaran, Pelabuhan Lembar Buka 3 Rute
BERITABALI.COM, NTB.
Pelabuhan Lembar, Nusa Tenggara Barat akan membuka tiga rute transportasi laut jelang mudik Lebaran 2022.
Satu di sisi ASDP, Pelabuhan Lembar melayani rute menuju Lembar-Padangbai, kemudian Lembar-Ketapang, lalu Lembar-Tanjung Wangi. Bahkan sedang dipersiapkan juga rute Lembar-Jangkar (Jawa Timur).
"Mengenai rute Lembar-Jangkar, persiapan hanya menunggu konfirmasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur selaku pengelola Pelabuhan Jangkar untuk penetapan final dari jalur laut yang akan dilalui," kata Kepala Dinas Perhubungan NTB, H Lalu Moh Faozal dalam Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 1443 H / Tahun 2022 di Lombok Astoria, pada Senin (18/4).
Kadishub Lalu Moh Faozal juga sempat memaparkan kesiapan kapal-kapal baru seperti DLU KM Kirana VII yang beroperasi dari Lembar-Tanjung Perak dengan pelayanan bagus dan fasilitas baru.
Selain memaparkan pelayanan rute yang akan dipersiapkan jelang mudik Lebaran, ia juga menyinggung soal infrastruktur jalan menuju Pelabuhan Gilimas.
Menurutnya, jalan menuju Pelabuhan Gilimas harus dibenai terus mengingat Gilimas merupakan salah satu Pelabuhan di NTB yang cukup banyak mendatangkan keuntungan.
“Dan memang pendapatannya tinggi, walaupun jalan kita harus dibenahi terus. Karena jalan menuju Gilimas ini adalah miliknya kita (Pemerintah Provinsi),” katanya.
Mengenai kesiapan pelabuhan di bagian Timur Lombok, yakni Pelabuhan Kayangan, Kadis Fauzal mengatakan, kapal-kapal yang beroperasi di sana telah distandarisasi sesuai ketentuan.
"Kita standarisasi layanannya dengan bersih, sehat, nyaman dan juga berkeselamatan. Kalau tidak lulus, mohon maaf, kita tidak berikan operasional secara penuh,” jelasnya.
Lalu Moh Faozal mengatakan, pihaknya ingin memastikan pelayanan transportasi laut baik di Pelabuhan Lembar maupun di Pelabuhan Kayangan – Poto Tano sudah tidak ada masalah pada arus mudik nanti.
“Dari segi transportasi laut, armada sudah ram check sejak sebulan yang lalu, mudahan semua armada sudah siap,” harapnya.
Faozal mengatakan, di penyeberangan Kayangan – Poto Tano, pada mudik lebaran dilayani oleh 26 kapal dengan kondisi kapal yang prima.
Selasa (19/4) dilakukan pengecekan di lapangan terkait dengan standarisasi layanan CHSE di semua armada penyeberangan.
“Kami dengan KSOP memastikan semua perangkat pelayanan, baik di sisi darat maupun di pelabuhan sudah siap,” ujarnya.
Ia memperkirakan lonjakan penumpang penyeberangan laut di musim mudik tahun ini antara 25-30 persen. Sementara penumpang udara diperkirakan akan meningkat lebih dari 40 persen karena banyak orang yang akan berlibur, mengingat masa cuti bersama yang cukup lama.
“Tadi diperkirakan ada tren mudik menggunakan kendaraan pribadi, maka akan lebih simpel pelayanannya karena mobil langsung menyeberang. Tinggal kita atur di Lombok agar tak terjadi kemacetan di titik titik krusial kita, maka ada pembatasan terhadap truk logistik,” katanya.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3687 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1361 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1240 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1134 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1078 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun