Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
WNI di Kuala Lumpur Mulai Mudik Lebaran
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sejumlah warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Kuala Lumpur, Malaysia, mulai mudik lebih awal untuk merayakan sepuluh hari terakhir Ramadan dan Idul Fitri 1443 H di Nusantara.
"Alhamdulillah sudah sampai di rumah. Perjalanan lancar. Bagi kawan-kawan yang mau pulang dan bawa HP [ponsel] yang dibeli di Malaysia silakan daftar IMEI-nya dulu secara dalam jaringan. Jika tidak, maka HP tidak bisa digunakan di Indonesia," ujar guru sekolah Islam di Kuala Lumpur, Ahmad Fathoni.
Fathoni berangkat dari Kuala Lumpur ke Jakarta pada Sabtu (23/4) pukul 20.45. Meskipun bahagia bisa mudik, dia menyampaikan kekecewaannya karena roda kopernya hilang dan ada yang retak.
"Koper saya hancur. Sepertinya main banting saja," katanya.
Sementara itu, guru Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) Sulthon Kamal berbagi cerita soal kenyamanan yang ia rasakan ketika naik kereta api dalam rangka mudik dari Kuala Lumpur menuju Pekalongan.
"Tempat duduk masih banyak yang kosong, bisa untuk tiduran. Kereta api di Indonesia memang top markotop," ujar Sulthon, yang juga adalah Sekretaris Umum PCIM Malaysia.
Sementara itu Dina Qurniawati, yang mudik ke Surabaya dari Bandara KLIA Kuala Lumpur pada Senin (18/4) lalu, mengatakan perjalanannya untuk mudik kembali ke Indonesia terbilang lancar.
"Alhamdulillah perjalanan pulang lancar. Hasil PCR saat itu ditanyakan langsung oleh petugas AirAsia di Bandara. Antrean check in-nya perlu kesabaran karena penumpang membeludak. Sedangkan saat tiba di Bandara Juanda lancar," katanya.
Atase Perhubungan KBRI Kuala Lumpur Capt Supendi MM Tr mengatakan saat ini jalur penerbangan udara yang dibuka dari Kuala Lumpur ke tanah air hanya ke Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Juanda.
Sedangkan pelabuhan yang dibuka adalah Pelabuhan Stulang Laut, Johor Bahru, dan Pelabuhan Pasir Gudang untuk perjalanan ke Batam.
Dia mengharapkan agar masyarakat menggunakan jalur resmi selama mudik ke kampung halaman di Indonesia.
Sebagai informasi, berbeda dengan kondisi pandemi Covid-19 selama dua tahun sebelumnya, kali ini pemerintah pusat tak memberlakukan pembatasan bagi perjalanan mudik.
Meskipun demikian, pemerintah meminta kepada para pemudik untuk memastikan diri sehat dan sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga alias booster.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3306 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 778 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 717 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman