Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 28 Agustus 2026
Ketua DPRD Tabanan Harapkan Masyarakat Sehat Dengan Olahraga
Ikuti Senam Sicita
BERITABALI.COM, TABANAN.
Dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat. Kira-kira begitu pesan yang ingin disamaikan oleh Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga seusai mengikuti gelaran Senam Indonesia Cinta Tanah Air (Sicita) yang diadakan di Taman Pujaan Bangsa Margarana, Jumat, (6/5).
“Olahraga untuk membuat tubuh kuat sehingga kita selalu sehat dan bisa berkarya untuk bangsa,” ujar Made Dirga.
Acara senam yang digagas oleh PAC PDI Perjuangan Marga serangkaian HUT ke-49 partai berlambang banteng dalam lingkaran ini dihadiri sekitar 500 orang serta anggota DPRD Tabanan dan Provinsi Bali dapil Marga. Juga tampak anggota DPR RI I Made Urip.
Senam Sicita merupakan arahan dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri. Senam ini sering digelar oleh penguru mulai dari tingkat ranting hingga pusat.
“Kami di PDI Perjuangan ingin mengajak masyarakat rutin berolahraga. Bisa apa saja bentuknya, asal menyehatkan,” ujarnya.
Meski sudah tidak muda lagi, Dirga merasakan kebugaran setelah mengikuti beberapa grakan Senam Sicita. Menurutnya, olahraga bisa dilakukan dengan murah dan sederhana.
“Pola hidup sehat harus seimbang, seimbang kesehatan rohani dan jasmani,” katanya.
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4715 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2525 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2157 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1782 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1207 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun