Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Hepatitis Akut, Dinkes Karangasem Minta Masyarakat Tidak Panik
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, dr. I Gusti Bagus Putra Pertama mengimbau masyarakat Karangasem untuk selalu menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta Gerakan Kesehatan Masyarakat (Germas).
Imbauan ini disampaikan sebagai upaya untuk mengantisipasi kasus Hepatitis misterius yang belakangan ini menjadi perhatian dari pemerintah pusat.
Meski demikian, di Kabupaten Karangasem sampai saat ini belum ada laporan terkait temuan kasus tersebut. Untuk itu, ia meminta kepada masyarakat agar tidak panik secara berlebihan namun tetap meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan pola hidup sehat.
"Sejauh ini belum ada laporan di Karangasem, jangan panik namun tetap waspada dengan mempraktekkan pola hidup sehat yaitu PHBS dan Germas," kata Putra Pertama saat dihubungi, Jumat (6/5/2022).
Menurutnya, jika berbicara tentang hepatitis akut, itu artinya ada peradangan di dalam hati, salah satunya bisa disebabkan karena adanya infeksi virus. Ia mengatakan virus tersebut bisa masuk ke dalam hati bisa melalui saluran cerna, bisa juga melalui peredaran darah.
"Pencegahannya adalah jaga makanan atau minuman yang masuk melalui saluran cerna tetap sehat dan aman," terangnya.
Sementara itu, untuk gejala utama dari penyakit Hepatitis itu sendiri yaitu kuning pada sklera mata, tangan dan bisa sampai seluruh tubuh.
Ada pula gejala lainnya yang berhubungan dengan saluran pencernaan seperti mual, muntah, diare atau sembelit dan nyeri perut.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3759 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1694 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang