Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
Mobil Terjun Bebas di Jembatan Mendoyo, Sopir Tewas di Tempat
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Akibat kelalaian sopir, satu unit kendaraan KIA Nopol DK 7249 QI terjun bebas ke bawah jembatan sedalam sekitar 10 meter di Banjar pangkung Wani, Desa Yeh Sumbul Kecamatan Mendoyo Jembrana Kamis (12/05/2022) sekitar pukul 14.30 WITA.
Dari informasi yang dihimpun, kecelakaan tunggal (OC) tersebut terjadi di Jalan Denpasar-Gilimanuk tepatnya di KM 76-77 tepatnya di jembatan desa setempat.
Dari keterangan Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Aan Saputra, sopir bernama Toni Hermanto (38) asal Dusun Terongan Desa Kebonrejo, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi. Sementara penumpang dalam mobil tersebut bernama Imam (35).
“Pada saat kejadian cuaca sangat cerah, sedangkan kondisi jalan beraspal baik dan jalan bermarka utuh,” jelas AKP Aan Saputra.
Kasat Lantas mengungkapkan kecelakaan terjadi berawal dari mobil Kia No. Pol DK 7249 QI bergerak dengan kecepatan tinggi dari arah timur ke barat.
Setelah di TKP ketika melewati tikungan landai ke kiri tiba - tiba kendaraan bergerak oleng ke kiri menabrak besi pelindung jembatan sebelah kiri. Akibatnya kendaraan terperosot jatuh ke bawah jembatan.
Akibat kecalakaan tunggal tersebut sopir Toni Hermanto mengalami luka bakar di bagian wajah dan tubuh. Akhirnya sopir meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan penumpangnya dalam kondisi kritis dan dirujuk ke RSU Sanglah.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 6896 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5613 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3516 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2372 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan