Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Rudal Rusia Hancurkan Kiriman Senjata Untuk Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Rusia mengklaim pasukannya berhasil menghancurkan pengiriman besar-besaran senjata di Zhytomyr, Ukraina dengan rudal jarak jauh pada hari ini, Sabtu (21/5).
Senjata-senjata itu dikirim dari Amerika Serikat dan sejumlah negara Eropa untuk membantu Ukraina menghadapi gempuran Rusia yang masih menggila sejak invasi berlangsung Februari lalu.
"Rudal Kalibr berbasis laut jarak jauh berpresisi tinggi menghancurkan sejumlah besar senjata dan peralatan militer di dekat stasiun kereta api Malin di wilayah Zhytomyr yang dikirim dari Amerika Serikat dan negara-negara Eropa," kata Kementerian Pertahanan Rusia sebagaimana dikutip dari AFP.
Kemhan Rusia mengatakan pasokan senjata itu ditujukan untuk pasukan Ukraina di wilayah Donbas timur, daerah berbahasa Rusia yang sebagian dikendalikan oleh separatis pro-Moskow sejak 2014. Sekarang tempat itu menjadi lokasi pertempuran paling sengit antara pasukan Rusia vs Ukraina.
Diketahui, Moskow mengirim pasukan ke Ukraina pada 24 Februari. Mereka mengklaim bertujuan untuk 'menghilangkan fasisme' negara pro-Barat dan melindungi warga penutur bahasa Rusia di sana.
Sejak invasi Rusia berlangsung, negara-negara Barat berlomba-lomba memasok Ukraina dengan senjata, termasuk artileri, rudal anti-pesawat, senjata anti-tank dan bahan kuat lainnya.
Namun, Ukraina mendesak negara Barat mengirim lebih banyak lagi senjata menyusul gempuran Rusia yang tak henti-hentinya. Lebih dari 2.000 tentara Ukraina yang selama ini terjebak di pabrik baja Azovstal, Mariupol, dikabarkan telah menyerahkan diri ke Rusia.
Pasukan Ukraina menghentikan operasi tempur lawan Rusia di Mariupol, terutama di pabrik Azovstal, demi membuka jalan evakuasi bagi warga sipil yang masih terjebak di pabrik itu sejak beberapa pekan terakhir.
Rusia bahkan mengklaim menang besar atas Mariupol usai menguasai pabrik baja Azovstal.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4641 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan