Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 7 Juli 2026
Biden Bersumpah AS Turun Tangan Jika China Invasi Taiwan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, bersumpah akan membantu militer Taiwan jika China berani menginvasi wilayah itu, Senin (23/5).
"Ya, itu menjadi komitmen kami," kata Biden saat ditanya wartawa apakah militer AS akan mengintervensi jika China menginvasi dan mengambil Taiwan secara paksa.
Biden kemudian melanjutkan, "Kami sepakat dengan kebijakan Satu China. Kami menandatangani itu, tapi ide mengambil paksa [Taiwan] tak sesuai."
Pernyataan yang diyakini akan membuat China kepanasan itu diutarakan Biden di Tokyo, Jepang, dalam turnya ke Asia Timur. Orang nomor satu di AS itu juga memperingatkan China tak boleh menginvasi Taiwan karena bisa menyebabkan masalah yang serius.
"Ini akan merusak seluruh kawasan dan menjadi tindakan lain yang serupa dengan apa yang terjadi di Ukraina."
Biden kemudian menghubungkan upaya Barat yang dinilai berhasil melawan invasi Rusia di Ukraina, dengan pelajaran yang mungkin bisa dipetik Beijing soal Taiwan.
"Sinyal seperti apa yang dikirim untuk China terkait konsekuensi dan biaya jika merebut Taiwan dengan paksa?" ucap Biden.
Biden mengatakan China juga tak punya yurisdiksi untuk mengambil paksa Taiwan. Ia berharap invasi China ke Taiwan tak akan terjadi.
"Ini bergantung seberapa kuat dunia menjelaskan [akan ada biaya untuk invasi]," ujar Biden.
Biden diketahui tengah melawat ke sejumlah negara di Asia seperti Korea Selatan dan Jepang untuk memperat kerja sama dan mengurangi pengaruh China di kawasan. Ia juga akan bertemu dengan para pemimpin Quad yakni Jepang, India, dan Australia di Tokyo.
Sementara itu, hubungan diplomatik Amerika Serikat dan China tak harmonis. Mereka kerap berselisih dan bersaing dalam banyak hal mulai dari perdagangan hingga isu kawasan.
Terkait isu kawasan, AS mendukung Taiwan yang ingin memerdekakan diri. Sementara itu, China mengecam negara-negara yang mendukung Taiwan, wilayah yang diklaim Beijing pembangkang karena ingin memerdekakan diri.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3604 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1166 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1029 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 571 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 570 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun