Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Pengembangan Metaverse Wujud Menjaga Kedaulatan Digital
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengatakan pengembangan metaverse yang dilakukan salah satu perusahaan besutan anak bangsa menjadi wujud nyata dukungan bagi Indonesia dalam hal menjaga kedaulatan digital.
Hal itu disampaikan oleh Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika Bidang Komunikasi Politik JH Philip Gobang mewakili Menkominfo Johnny G.Plate menyambut perkenalan metaverse Indonesia.
"Melalui berbagai proyek metaverse di dalam negeri dan berbagai negara lain. WIR Group sebagai perusahaan teknologi digital telah menunjukkan kemampuan Indonesia di bidang teknologi digital. Hal ini menjaga kedaulatan digital sebagai bagian dari transformasi digital," kata Philip dalam acara pengenalan metaverse Indonesia, dikutip Sabtu (11/6/2022).
Lebih lanjut, WIR Group merupakan perusahaan pengembang metaverse besutan anak bangsa yang telah menjadi mitra kolaborasi Kementerian Kominfo dan akan ikut berpartisipasi dalam perhelatan puncak G20 di Indonesia.
Di momen presidensi G20 Indonesia, WIR Group ditugaskan untuk menunjukkan masa depan metaverse di Tanah Air dan menunjukkan kemampuan talenta digital Indonesia ke mata dunia.
Philip mengatakan di tengah momen transformasi digital, kedaulatan digital ditandai dengan pemanfaatan kecanggihan kecerdasan buatan (AI), Virtual Reality (VR), Augmented Reality (AR) yang aksesnya merata bagi semua masyarakat di Indonesia.
Melalui pengenalan metaverse hasil buatan anak bangsa kepada khalayak internasional, tentunya ini menjadi cara menunjukkan komitmen Indonesia yang kuat dalam pengembangan teknologi digital.
"Tugas kita memastikan ruang- ruang digital digunakan untuk kepentingan bersama. Tugas kita memastikan Indonesia berdaulat secara digital serta berfaedah sebesar- besarnya bagi anak bangsa. Ini masa depan kita, masa depan negeri ini," ujar Philip.
Selain mendorong adanya kolaborasi aktif dengan para pengembang teknologi digital di Tanah Air, Kementerian Kominfo pun menyebutkan kedaulatan digital bisa dijaga dengan pengembangan di empat sektor.
Empat sektor itu ialah infrastruktur digital, tata kelola pemerintah kota cerdas, ekonomi digital, dan tentunya talenta digital.
"Tentunya penggelaran infrastruktur digital yang baik, tata kelola smart city yang mumpuni, ekonomi digital yang didukung talenta digital unggul perlu didukung semua pihak. Karena itu saya mengajak dan mengundang kita sekalian sebagai ekosistem telekomunikasi nasional dari hulu ke hilir bersama- sama memastikan ini dan menghasilkan talenta digital yang memadai," tutup Philip.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5827 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2562 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2205 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan