Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
IHSG dan Nilai Tukar Rupiah Menguat Awal Minggu Ini
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Hari ini, nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin pagi menguat 35 poin atau 0,23 persen ke posisi Rp14.813 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.848 per dolar AS.
Selain itu, Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) terpantau menguat 9,79 poin atau 0,14 persen ke posisi 7.052,72 pada Senin (27/6/2022).
Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 1,84 poin atau 0,18 persen ke posisi 1.020,83.
Pada hari yang sama, saham-saham China dibuka lebih tinggi pada perdagangan Senin, melanjutkan kenaikan selama dua hari sebelumnya dengan indikator utama Bursa Efek Shanghai, Indeks Komposit Shanghai, menguat 0,43 persen menjadi diperdagangkan di 3.364,00 poin.
Sementara itu, Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China dibuka terangkat 0,45 persen menjadi diperdagangkan pada 12.742,56 poin.
Indeks ChiNext yang melacak saham perusahaan-perusahaan sedang berkembang atau perusahaan rintisan (start-up) di papan perdagangan bergaya Nasdaq China, dibuka terdongkrak 0,50 persen menjadi diperdagangkan 2.838,58 poin. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2960 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2020 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1811 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun