Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Meninggal Dunia, Bob Tutupoly Sempat Butuh Transfusi Darah
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Musisi legend Bob Tutupoly meninggal dunia hari ini. Sebelum meninggal dunia, kondisi Bob Tutupoly dibeberkan sahabat.
"(Sebelum meninggal) sempat mau di transfusi darah karena HB turun tapi sekitar jam 23.00 sudah tidak respons dan dinyatakan meninggal jam 00.03 itu," ungkap sahabat sekaligus pengamat musik, Stanley Tulung.
Meski begitu, Stanley tak bisa memastikan penyebab meninggalnya om Bob, sapaan akrab Bob Tutupoly. Ia belum mendapat kabar pasti dari keluarga.
"Penyebab meninggal belum dijawab sama anaknya," jelasnya.
Stanley juga membenarkan Bob Tutupoly sudah dirawat di rumah sakit sejak beberapa waktu terakhir. Namun, kondisinya sempat membaik sebelum akhirnya meninggal dunia.
"Lupa sejak kapan (dirawat di rumah sakit) ini tapi kondisinya membaik, terus drop, on-off (drop-membaik) gitu," terangnya.
Hingga saat ini, pihak keluarga Bob Tutupoly belum bisa dimintai keterangan terkait detail meninggalnya Bob Tutupoly. Hanya saja, beberapa bulan terakhir, kondisi kesehatan Bob Tutupoly memang menurun.
Bob Tutupoly sempat dirawat intensif di salah satu rumah sakit. Pada Mei lalu, ia bahkan pernah kena hoaks meninggal dunia.
Sebagai informasi, Bob Tutupoly lahir di Surabaya pada 13 November 1939 silam. Ia meninggal di usia 82 tahun.
Penyanyi Bob Tutupoly terkenal berkat sejumlah hit seperti Widuri, Tiada Maaf Bagimu, hingga Lidah Tak Bertulang.(sumber: suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3324 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan