Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Menteri Mundur, India Nol Wakil Muslim di Parlemen
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pertama dalam sejarah India tak punya perwakilan Muslim di parlemen usai Menteri Urusan Minoritas, Mukhtar Abbas Naqvi, mengundurkan diri pada Rabu (6/7). Naqvi mengundurkan diri sehari sebelum masa jabatan dirinya habis. Ia merupakan satu-satunya menteri Muslim di Partai pimpinan perdana menteri India Narendra Modi, Bharatiya Janata Party (BJP).
Pengunduran diri Naqvi muncul saat BJP menghadapi tuduhan penganiayaan terhadap komunitas minoritas sejak 2014. Namun, sejumlah media menilai BJP bisa saja memperitmbangkan Naqvi sebagai wakil presiden India di tengah kemarahan global usai salah satu politikus mereka melontarkan pernyataan anti-Islam.
Pemilihan wakil presiden di India akan berlangsung pada 6 Agustus mendatang. Sementara itu, masa jabatan wapres petahana saat ini M Venkaiah Naidu akan berakhir pada 10 Agustus.
Sebelumnya, BJP telah mencalonkan Droupadi Murmu sebagai presiden pada Juni lalu. Jika ia menang, Murmu akan menjadi politikus golongan etnis pertama di India dan perempuan kedua yang memegang posisi tersebut.
Konstitusi India memberikan peran seremonial bagi presiden dan wakil presiden. Sedangkan untuk perdana menteri dan kabinetnya memegang kekuasaan eksekutif.
BJP sejauh ini memiliki 301 anggota di majelis rendah parlemen India. Keluarnya Naqvi semakin menunjukkan partai sayap kanan ini tak punya anggota Muslim di majelis rendah maupun majelis tinggi parlemen.
Para ahli menilai tak adanya perwakilan Muslim di jajaran terpilih BJP bertentangan dengan slogan partai yang kerap diteriakkan: harmoni dan pertumbuhan inklusif bagi semua.
Analis politik India, Arati Jerath, mengatakan BJP secara historis punya kehadiran Muslim yang nyata tapi itu tak terjadi jika berkaitan dengan eksekutif.
"Ini adalah sesuatu yang baru dan tidak biasa. Mereka bahkan tidak memiliki wajah Muslim lagi. Saya kira itu menunjukkan bagaimana BJP telah berubah sekarang di bawah Modi dan [Menteri Dalam Negeri federal Amit] Shah," kata Jerath dikutip AL Jazeera.
Ia kemudian berujar, "Secara terbuka [BJP] telah menunjukkan kami bisa memenangkan pemilihan tanpa dukungan umat Islam."
Dalam pemilihan umum 2014 lalu, BJP menerjunkan tujuh Muslim. Namun, tak satu pun dari mereka yang menang, meski partai Modi mendulang banyak dukungan.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4657 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan