Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
TNI-Polri Bentuk Tim Gabungan Kasus Istri TNI Ditembak OTK
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Polri dan TNI membentuk tim gabungan untuk menyelidiki kasus penembakan terhadap RW, warga Jalan Cemara Banyumanik Semarang, Senin (18/7) siang. RW adalah istri anggota TNI yang ditembak orang tak dikenal (OTK) di depan rumahnya.
"Semua langkah dan upaya kita lakukan untuk penyelidikan. Korban ini kan istri dari personel TNI, jadi pihak TNI juga ikut terjun dan bersinergi dengan kami", ujar Irwan.
Kapolrestabes Semarang Kombes Polisi Irwan Anwar menyebut tim gabungan terdiri dari Resmob Polrestabes Semarang, Kodim Semarang, Detasemen Polisi Militer Semarang dan Detasemen Intel Kodam IV Diponegoro. Menurut Irwan tim gabungan dibentuk untuk mempercepat dan mempermudah penyelidikan.
RW merupakan istri dari Kopral Muslimin, anggota TNI satuan Arhanud Semarang. Korban ditembak dua orang tak dikenal yang berboncengan sepeda motor.
Baca juga:
Istri Anggota TNI Ditembak Orang Tak Dikenal
Saat kejadian korban ada di depan rumahnya. Tiba-tiba dua orang itu menghampiri korban yang baru saja menjemput anaknya sekolah.
Kedua orang itu melepaskan dua tembakan yang mengenai perut korban. RW mengalami luka di bagian perut dan kini dalam penanganan medis di Rumah Sakit.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3920 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3098 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2115 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2060 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun