Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
5 Sebab Sakit Perut Sebelah Kanan Yang Perlu Diwaspadai
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sakit perut jadi keluhan lumrah dan umum yang pernah dialami hampir setiap orang. Tapi bagaimana dengan keluhan lebih spesifik yakni sakit perut sebelah kanan, apakah tanda adanya masalah kesehatan?
Menjawab hal ini, Spesialis Penyakit Dalam Primaya Evasari Hospital, dr. Anna Puteri Gozali, Sp.PD mengatakan ada berbagai sebab sakit perut kanan, dari mulai gangguan saluran cerna hingga yang berkaitan dengan organ reproduksi.
Baca juga:
Heboh Penis Retak Saat Berhubungan Seks
"Jika keluhan nyeri perut yang dialami sudah terjadi berulang kali, sebaiknya lakukan konsultasi ke dokter secara langsung agar bisa dilakukan pemeriksaan lanjutan," ujar dr. Anna.
Berikut ini beberapa kemungkinan penyebab sakit perut sebelah kanan yang perlu diwaspadai:
1. Gangguan Saluran Cerna
Sakit perut karena gangguan saluran cerna umumnya gejalanya seperti perih, ingin buang air besar (mulas), beberapa juga disertai perasaan kembung, mual hingga muntah.
"Selain itu, nyeri ini bisa disertai dengan diare atau justru sembelit," ungkap dr. Anna.
2. Penyakit Batu Empedu
Jika sakit perut kanan karena batu empedu, umumnya sakit menyerang perut kanan atas yang menjalar hingga ke punggung kanan. Biasanya juga nyeri yang terjadi akan hilang timbul.
"Dirasakan setelah mengonsumsi makanan berlemak atau bisa muncul secara tiba-tiba, dan bisa disertai dengan mual, muntah, ataupun demam," paparnya.
3. Batu Ginjal
Apabila merasa sakit perut kanan terjadi secara mendadak pada bagian pinggang kanan, maka patut dicurigai karena adanya batu ginjal yang muncul dan mengganggu saluran kemih.
"Nyeri perut ini bisa disertai dengan mual, muntah, demam, dan nyeri saat berkemih (buang air kecil)," jelasnya.
4. Radang Usus Buntu
Penyakit ini perlu dicurigai saat merasakan sakit perut di sebelah kanan bawah. Apalagi jika terasa semakin sakit ketika batuk atau melakukan gerakan tertentu.
"Biasanya radang usus buntu juga akan disertai dengan demam, penurunan nafsu makan, mual, muntah, diare, atau sembelit," papar dr. Anna.
5. Peregangan Otot
Sakit perut bawah ini terjadi jika nyeri bersifat taja, dan akan bertambah sakit jika melakukan peregangan. Umumnya disebabkan karena memaksa otot bekerja terlalu keras.
"Nyeri akibat peregangan otot ini biasanya dirasakan setelah penggunaan otot-otot secara berlebihan seperti olahraga ekstrim," tutup dr. Anna.(sumber: suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan