Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
36 Orang Tewas Akibat Miras Oplosan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Setidaknya 36 orang di India meninggal dan sekitar 50 lainnya dirawat di rumah sakit di Distrik Botad dan Ahmedabad, negara bagian Gujarat barat setelah meminum alkohol oplosan. Polisi setempat telah menangkap sekitar 10 orang terkait kasus tersebut.
"Sekitar 475 liter minuman beralkohol juga telah disita," kata Direktur Jenderal Polisi Gujarat Ashish Bhatia.
Bhatia mengatakan salah satu pria yang ditangkap telah mencuri metanol dari sebuah pabrik di Gujarat. Kemudian pria itu menjualnya kepada sepupunya.
Kemudian metanol itu dijual kepada orang lain yang mengencerkan bahan kimia itu dengan air dan menjualnya sebagai campuran minuman keras.
Diketahui, metanol memang dapat membuat orang merasa mabuk. Meski demikian, bahan itu bisa menjadi racun.
Kematian akibat minuman alkohol oplosan yang dalam bahasa sehari-hari dikenal sebagai 'minuman keras buatan negara' sering terjadi di India.
Meski demikian, minuman keras oplosan itu tetap populer, terutama di daerah pedesaan yang miskin. Minuman itu biasanya dioplos di desa-desa sebelum diselundupkan ke kota-kota, di mana ia dapat dijual sekitar 10 sen per gelas - sekitar sepertiga dari harga minuman keras yang diseduh secara legal.
Menurut SafeProof, alkohol buatan sendiri dapat mematikan ketika cairan lain seperti alkohol gosok atau metanol ditambahkan ke dalam campuran.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 567 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 441 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 431 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan