Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
36 Orang Tewas Akibat Miras Oplosan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Setidaknya 36 orang di India meninggal dan sekitar 50 lainnya dirawat di rumah sakit di Distrik Botad dan Ahmedabad, negara bagian Gujarat barat setelah meminum alkohol oplosan. Polisi setempat telah menangkap sekitar 10 orang terkait kasus tersebut.
"Sekitar 475 liter minuman beralkohol juga telah disita," kata Direktur Jenderal Polisi Gujarat Ashish Bhatia.
Bhatia mengatakan salah satu pria yang ditangkap telah mencuri metanol dari sebuah pabrik di Gujarat. Kemudian pria itu menjualnya kepada sepupunya.
Kemudian metanol itu dijual kepada orang lain yang mengencerkan bahan kimia itu dengan air dan menjualnya sebagai campuran minuman keras.
Diketahui, metanol memang dapat membuat orang merasa mabuk. Meski demikian, bahan itu bisa menjadi racun.
Kematian akibat minuman alkohol oplosan yang dalam bahasa sehari-hari dikenal sebagai 'minuman keras buatan negara' sering terjadi di India.
Meski demikian, minuman keras oplosan itu tetap populer, terutama di daerah pedesaan yang miskin. Minuman itu biasanya dioplos di desa-desa sebelum diselundupkan ke kota-kota, di mana ia dapat dijual sekitar 10 sen per gelas - sekitar sepertiga dari harga minuman keras yang diseduh secara legal.
Menurut SafeProof, alkohol buatan sendiri dapat mematikan ketika cairan lain seperti alkohol gosok atau metanol ditambahkan ke dalam campuran.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 6899 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5613 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3516 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2372 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan