Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 3 Agustus 2026
Jamu Bali United, PSM Makassar Ajak Suporter Padati Stadion
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares meminta suporter memadati Stadion BJ Habibie di Parepare, Sulawesi Selatan, esok Jumat (29/7/2022), ketika tim Makassar ini menghadapi Bali United di pekan kedua BRI Liga 1.
"Saya meminta tolong kepada suporter kita untuk menuliskan sejarah, mendapatkan hasil baik di Parepare: Karena ini akan menjadi pertandingan kandang pertama kita," kata Bernardo seperti dimuat Antara.
Pelatih asal Portugal itu mengatakan suporter dapat memberikan tekanan kepada tim lawan sehingga memberikan keuntungan kepada PSM untuk meraih poin penuh.
"Mau pertandingan kandang atau tandang, tekanan itu pasti ada. Namun bagaimana kita melihat tekanan itu menjadi sesuatu hal yang berbeda. Dari tekanan ke motivasi," kata Bernardo.
Selasa pekan ini PSM telah menjalani latihan tertutup di Stadion Kalegowa untuk mematangkan strategi menghadapi Bali United.
Skuad Ayam Jantan dari Timur itu ingin meneruskan tren positif selama musim ini setelah pada pekan pertama menang tandang 2-1 atas PSS Sleman berkat dua gol gelandang asal Belanda Wiljan Pluim sebelum diperkecil bek PSS Sleman asal Brazil Tallysson.
PSM Makassar untuk sementara menduduki peringkat kelima dalam klasemen Liga 1 dengan tiga poin, di bawah Madura United, Borneo FC, Persita Tangerang dan Dewa United.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 346 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 295 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 223 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun