Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 3 Agustus 2026
Tangis Perpisahan Kopda Muslimin: Aku Nyerah, Bul
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kopda Muslimin menangis tersedu menumpahkan keluhannya saat menelepon asisten rumah tangga (ART), sebelum meninggal dunia. Dalam percakapan telepon itu, terdengar Muslimin mengeluh tidak mampu kembali ke rumah.
Kopda Muslimin menelepon ART bernama Kabul pada Selasa lalu (19/7). Kini, ia ditemukan meninggal dunia di Kendal, Jawa Tengah.
"Sudah telat kalau aku balik. Ya aku juga tahu, podo geger (ramai). Sudah Bul, aku juga sedih. Kamu jadi om yang baik buat mereka [anak-anak Muslimin] ya Bul," kata Muslimin saat Kabul memintanya untuk kembali pulang.
Kabul berulang kali meminta agar Kopda Muslimin lekas pulang dan membicarakan permasalahan ini secara baik-baik dengan istrinya. Namun Muslimin kembali mengaku tidak kuat dan menyerah.
"Tidak kuat, nyerah bul [mulai terisak], aku nyerah, Bul. Bapak wes enggak iso [sudah tidak bisa] balik, Bul," ujar Muslimin.
Baca juga:
Kopda Muslimin Dikabarkan Tewas di Kendal
Kopda Muslimin ditemukan meninggal dunia di rumah orang tuanya, Kelurahan Trompo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah pada Kamis (28/7) pukul 06.15 WIB. Kopda Muslimin sempat diburu aparat lantaran menjadi aktor intelektual penembakan terhadap istrinya di Semarang beberapa waktu lalu.
Menurut keterangan Polri, Kopda Muslimin membayar sejumlah orang untuk menembak istrinya. Dia melakukan itu lantaran sudah memiliki pacar baru.
Usai istrinya ditembak, Kopda Muslimin sempat menemani di rumah sakit. Di sela-sela itu pun dia juga memberikan uang bayaran kepada eksekutor. Namun tak lama kemudian, ia melarikan diri hingga ditemukan meninggal dunia.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 349 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 298 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 224 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun