Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Isu Bisnis Judi Online Catut Nama Ferdy Sambo, Ini Kata Polisi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Aparat kepolisian menemukan fakta baru yang menyebutkan bahwa Irjen Ferdy Sambo (FS) melepaskan dua kali tembakan yang mengakibatkan tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Bisnis judi online yang mencatut nama Ferdy Sambo mencuat dan diketahui oleh Brigadir J, yang kemudian disebut-sebut sebagai motif pembunuhan tersebut. Namun, hal ini belum dapat dikonfirmasi kebenarannya dan sementara ini pihak kepolisian masih belum mengungkap kepada publik soal motif pembunuhan yang sebenarnya.
Fakta bahwa FS ikut melepaskan tembakan kepada Brigadir J diketahui setelah polisi melakukan pemeriksaan ketiga terhadap Bharada Richard Eliezer yang terlebih dahulu ditetapkan sebagai tersangka. Dalam keterangan tertulisnya, Richard bahkan mengaku diperintahkan menembak oleh atasannya tersebut. Kini, selain ditetapkan sebagai tersangka, FS juga dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam).
Dugaan keterlibatan FS dalam judi online juga bukan tanpa sebab. Sebelumnya FS dikabarkan menjadi penguasa judian online dengan kode 303 Konsorsium.
Jenderal bintang dua itu pun ditengarai bisa meraup miliaran rupiah setiap bulan. Kabar kode 303 milik Ferdy Sambo ini sudah mencuat dan ramai dibahas di media sosial TikTok hingga Twitter.
Unggahan mengenai FS yang mendalangi judi online itu direspons lebih dari 4.000 netizen Twitter. Kemudian diunggah hingga 1.666 kali lebih di media sosial yang sama.
Sebelumnya kasus judi online memang marak ditangani oleh aparat penegak hukum.
Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri telah menangkap enam tersangka dalam kasus ini. Kasubdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri, Kombes Pol Reinhard Hutagaol, menyebut para tersangka menjalankan bisnis judi online di lima website dengan delapan jenis perjudian.
"Bareskrim Polri melakukan penangkapan terhadap penyelenggara delapan jenis perjudian online dan lima website perjudian," kata Reinhard kepada wartawan, Senin (15/8/2022).
Para tersangka, kata Reinhard, ditangkap di salah satu apartemen di kawasan Jakarta Utara pada Sabtu (13/8/2022). Dua dari delapan tersangka merupakan perempuan. "Penangkapan terhadap enam orang laki-laki dan dua perempuan," ungkapnya.
Berdasar hasil penyidikan awal para tersangka memiliki peran berbeda. Ada yang berperan sebagai customer service hingga marketing. Lima website perjudian itu adalah Kingkoi88, Winlab88, Goldmain, Bsbox, dan Senarbet.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5935 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4650 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2619 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2276 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2219 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan