Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 23 Juli 2026
Maybank Marathon, Jalur Utara IB Mantra Streril Kendaraan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Serangkaian lari Maybank Maraton, Jalan IB Mantra mulai di Wilayah Gianyar mulai Sabtu (29/8) malam pukul 24.00 hingga Minggu (30/8) siang pukul 14.00 WITA dipastikan steril dari kendaraan.
Demikian pula jalur pedesaaan yang masuk dalam rute Maybank Marathon 2022, bakal dilakukan sistem buka tutup secara tentatif. Hal itu tersirat dalam imbauan terbuka Satuan Lantas Polres Gianyar.
Memastikan kelancaran acara yang diikuti 10.000 pelari dari 50 negara, penutupan jalur dan pengalihan arus lalu lintas difokuskan pada beberapa titik yang dilaluinya.
Berdasarkan pengumuman, pengalihan arus lalu lintas di Jalan By pass Prof Ida Bagus Mantra dari Simpang Siyut hingga Ketewel akan dilakukan mulai hari Sabtu (29/8) pukul 22.00 Wita hingga Minggu (30/8) pukul 14.00 WITA.
Lomba lari maraton yang menempuh jalur sepanjang 42 km itu akan menutup beberapa arus lalu lintas di jalur Utara. Sedangkan, jalur selatan akan dijadikan dua arah.
Kasat Lantas Polres Gianyar, AKP Ni Putu Wila membenarkan penutupan arus. “Untuk itu, bagi kendaraan berbadan besar seperti truk dan bus dari Kota Denpasar menuju Kabupaten Klungkung diimbau untuk melewati jalur lama,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3793 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1463 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1454 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1401 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1306 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun