Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Tamasya ke Air Terjun Putri Kembar di TWA Kerandangan Senggigi
BERITABALI.COM, NTB.
Air Terjun Putri Kembar yang ada kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kerandangan Desa Senggigi, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat, NTB, menjadi salah satu alternatif pilihan tempat wisata alam.
Menikmati wisata alam di sini sangat menarik dan indah. Bisa menjadi salah satu alternatif yang dapat dipilih untuk kembali menenangkan pikiran dan mengambil waktu libur sejenak dari banyaknya kegiatan yang dimiliki. Sehingga membuat pikiran menjadi semakin jenuh serta merasa sangat suntuk.
Banyak keindahan alam yang ditawarkan oleh lokasi wisata yang satu ini. Disini, kita bisa menikmati alam dengan lebih tenang dan ditemani suara air yang asyik.
Keindahan Alam Air Terjun Putri Kembar Kerandangan sudah tidak dapat dipungkiri bahwa hal yang menjadi daya tarik utama dari air terjun ini adalah menawarkan keindahan alam yang dimilikinya dan membuatnya bisa dinikmati dengan lebih menyenangkan.
Air terjun Putri Kembar yang ada di Taman Wisata Alam Kerandangan ini suasananya cukup sejuk dan membuat para pengunjung dijamin merasa lebih rileks saat menikmati tempat satu ini bersama dengan orang terdekat maupun juga anggota keluarga. Terutama bagi yang lebih menikmati lokasi dengan tempat yang sepi, maka air terjun satu ini bisa menjadi pilihan yang paling tepat.
Sepanjang perjalanan untuk bisa mencapai ke Air Terjun Putri Kembar Kerandangan, para pengunjung pastinya akan ditemani dengan berbagai keindahan alam yang membuat perjalanan bisa menjadi terasa lebih menyenangkan dan juga lebih terasa indah.
Baca juga:
Sewindu Berkarya Forkom Desa Wisata Bali
Pemandangan yang ada dipenuhi dengan hutan yang masih rimbun sehingga suasana udara yang ada di sekitarnya masih sangat asri dan terasa lebih sejuk sehingga membuatnya juga menjadi lebih mudah untuk dinikmati dengan santai.
Mengingat juga kendaraan belum bisa masuk ke area ini, maka membuatnya menjadi lebih terasa sejuk dan jauh dari kehidupan masyarakat yang sangat ramai dan bising sehingga aman untuk digunakan sebagai tempat healing.
Disamping itu, lokasi dari air terjun ini berada ada di kawasan Senggigi, yang merupakan salah satu destinasi wisata paling terkenal di Lombok Barat dan NTB sendiri. Air terjun ini juga dekat dengan Goa Walet sehingga membuatnya menjadi semakin menarik.
Agar bisa mencapai lokasi Air Terjun Putri Kembar Kerandangan ini, memang bukanlah sebuah perjalanan yang cukup mudah untuk dilakukan sehingga perlu mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin agar nantinya tidak akan merasa mudah capek saat melewati jalur yang tersedia untuk sampai ke area satu ini.
Nantinya, saat sudah masuk ke kawasan TWA Kerandangan, para pengunjung perlu untuk membayarkan tiket masuk sebesar Rp 5 ribu terlebih dahulu dan perlu untuk membawa bekal secukupnya saja agar tidak memberatkan perjalanan yang dimiliki. Kawasan ini masih sangat asri sehingga masih jauh dari berbagai keramaian dan bisa dinikmati dengan lebih tenang serta ditemani area yang asri.
Dan yang paling penting saat berada di kawasan Taman Wisata alam Kerandangan ini adalah menjaga kebersihan dengan tidak membuang atau meninggalkan sampah terutama plastik dan bungkus makanan. Pengunjung diminta agar sampahnya dibungkus lalu dibawa saat kembali dari taman wisata ini.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan