Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 27 Mei 2026
2 Kamar Kos di Denpasar Hangus, Diduga Akibat Bakaran Sampah
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dua kamar kos dan tempat usaha di Jalan Kusuma Bangsa IV Nomor 7, Banjar Adat Kusumajati, Desa Pemecutan Kaja, Denpasar Utara, hangus dilalap si jago merah, pada Kamis 6 Oktober 2022 sekira pukul 13.00 WITA.
Diduga kuat kebakaran yang merugikan pemiliknya Rp10 juta itu akibat bakaran sampah. Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi kobaran api awalnya dilihat oleh saksi penghuni kos, Didik Subekti. Saksi asal Lampung Timur itu sedang istirahat di dalam kamar.
Tak lama berselang saksi melihat api besar dari belakang kos. Ia berinisiatif memadamkan api tersebut dan berteriak minta tolong. Tetangga kos dan warga membantu korban untuk melakukan pemadaman menggunakan selang seadanya.
Sekitar 10 menit kemudian, petugas pemadam kebakaran BPBD Kota Denpasar tiba di lokasi dengan mengerahkan tiga branwir. Amukan si jago merah dapat dipadamkan dalam waktu 1 jam lamanya.
Meski api padam, kamar kos yang ditinggali Didik serta satu kamar lain berisi kacang kedelai 100 kilogram digunakan untuk membuat tempe ludes terbakar.
"Kerugian material sebesar Rp10 juta," ujar Iptu Sukadi.
Saksi mengatakan setelah dicek ternyata kobaran api disebabkan bekas pembakaran sampah tepat di belakang kos tersebut.
"Dugaan sementara api disebabkan oleh pembakaran sampah rongsokan oleh orang tak dikenal di belakang kos sebagai lahan kosong," terangnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2185 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 2050 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1519 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1406 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli