Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Petani di Mengwi Ditemukan Tewas di Sawah, Kuku Membiru
BERITABALI.COM, BADUNG.
Diduga alami sesak nafas, Agus Romli (50), petani asal Banyuwangi Jawa Timur ditemukan tewas di tengah sawah di selatan Pura Babadan Jalan Pantai Lima Banjar Pengembungan Mengwi, Badung, pada Sabtu 8 Oktober 2022.
Menurut Kapolsek Mengwi Kompol Nyoman Darsana, SH, korban Agus Romli ditemukan meninggal dunia dalam keadaan kuku jari dan kaki tangan sudah agak membiru.
Ia ditemukan oleh temannya Muhamad Soleh dan Muhamad Ali Imron yang semula mencarinya untuk diajak istirahat. Namun lantaran sudah sore dan korban tidak kelihatan, kedua saksi lantas mencarinya di tempat potong padi.
Setelah ditemukan, kedua saksi melihat Agus Ramli sedang tidur. Keduanya lalu mencoba membangunkan tapi tidak direspon.
"Saksi melihat korban sudah kaku, akhirnya saksi berteriak memanggil teman kerjanya," terang Kompol Darsana, Minggu 9 Oktober 2022.
Penemuan itu dilaporkan kepada juragannya dan sejurus kemudian melaporkanya ke Polsek Mengwi. Hasil identifikasi oleh Polres Badung, Agus Romli dievakuasi ke RSUD Mangusada kapal.
Dalam keterangan anaknya, korban sebelum meninggal sempat mengeluh sakit sesak di dada. Ia minta dikerok dan minta dibawa ke dokter. Namun korban menolak dengan alasan sudah membaik.
Sehingga pada Sabtu 8 Oktober 2022 sekira pukul 09.00 WITA korban bekerja memotong padi di Pererenan.
"Jenazah korban ditemukan terlentang dengan posisi masih pegang sabit. Korban masih menggunakan pakaian lengkap topi dan penutup mulut dari kaos hitam. Tidak ditemukan luka, namun kuku jari kaki tangan sudah agak membiru," terangnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli